Minggu, 12 Juni 2011

Ikan “Raksasa” Ditemukan di Sungai Pematangsiantar








Ikan raksasa seberat 50 kg dan panjang 1,75 meter dibopong warga untuk dibawa ke rumah salah seorang warga didaerah itu setelah diambil dari pinggir sungai tempat ikan terdampar.

Pematangsiantar. Seekor ikan raksasa air tawar ditemukan terdampar dalam keadaan mati di pinggir Sungai Sigulang Gulang Kelurahan Tanjung Pinggir Kecamatan Siantar Martoba Pematangsiantar, Sabtu (11/6) siang

Ikan yang dikatagorikan sejenis gabus dan juga termasuk jenis ikan “rapaima” itu panjang sekitar l,75 cm dan berat antara 45-50 kg, selanjutnya dibawa warga ke daratan dan menjadi perhatian warga setempat.

Menyusul penemuan ikan yang sempat menghebohkan warga Kota Siantar itu, mengingat tubuhnya sangat besar atau beda dengan ukuran ikan biasa khusus air tawar. Awalnya, ikan itu dilihat seorang pelajar SLTA Lela boru Saragih yang kebetulan berada di titi atas sungai dan melihat seekor bikan besar terdampar di pinggir sungai.

Boru Saragih yang awalnya dirundung kesedihan karena ditinggal pujaan hatinya (patah hati) kemudian terpelongo begitu melihat ke bawah, seekor ikan cukup besar dan selanjutnya memberitahukan kepada J Sinurat (31) yang kebetulan lewat di tempat itu.

Sinurat (31) selanjutnya turun ke sungai untuk melihat ikan, yang diduganya masih hidup maksud untuk dikembalikan ke sungai, tetapi ikan itu ternyata sudah mati. Dibantu sejumlah warga setempat, Sinurat membawa ikan ke rumah salah seorang warga hingga menjadi tontonan.

Penemuan ikan yang sulit disebutkan jenis ikan apa, namun menurut keterangan dari bahasa ilmiahnya disebut sejenis ikan Rapaima, muncul berbagai tanggapan dari masyarakat di antaranya dipercaya sebagai jelmaan seorang puteri raja.

Hingga kini belum jelas diketahui apakah ikan yang sudah mati itu di tanam (dikubur) dengan acara khusus atau lainnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar