Jumat, 27 Mei 2011

Berita Pertanian : Batanghari Kembangkan Pertanian Organik

Jambi. Bupati Batanghari, Propinsi Jambi A Fattah bertekad mengembangkan pola pertanian organik di daerahnya. Program tersebut juga untuk mendukung program Pemerintah Go Organik pada 2015.
"Untuk mendukung program ini, kami telah menyerahkan beberapa bantuan kepada kelompok tani seperti alat pencacah pupuk organik (APPO) sebanyak delapan unit," katanya di Muarabulian, ibu kota Kabupaten Batanghari, Rabu (25/5).

Selain alat pencacah pupuk organik, Pemkab Batanghari juga telah membangun enam unit rumah percontohan pupuk organik (RP3O) dan satu unit pengolahan pupuk organik (UPPO) sejak tahun 2007 hingga 2011.

Menurut dia, program intensifikasi pertanian merupakan cara untuk mengoptimalkan potensi lahan pertanian di Batanghari sebab, sektor pertanian di daerah itu dinilai paling dominan memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah dan masyarakat setempat. "Jika ditotal PDRB dari sektor pertanian mencapai 22,39 persen dan khusus subsektor tanaman pangan memberikan kontribusi sebesar 4,96 persen," jelasnya.

Lebih lanjut dia menyebutkan, Kabupaten Batanghari memiliki lahan persawahan seluas 18,103 hektare. Dari luas tersebut sampai dengan tahun 2010 telah dimanfaatkan seluas 8,668 hektare, dengan luas panen 7.907 hektare dengan produktivitas mencapai 4,53 ton per hektare gabah kering panen.

Selain itu, Kabupaten Batanghari juga memiliki komoditas unggulan hortikultura seperti duku dan durian. Selama ini buah duku merupakan salah satu sumber pendapatan bagi masyarakat di daerah ini. Salah satu kawasan paling terkenal duku dan durennya di Batanghari adalah Desa Pasar Terusan dan sekitarnya. Kondisi itu tergambar dari luas tanaman duku 1.138,17 hektare, dengan populasi sebanyak 113.817 batang dan rata-rata tingkat produksi berkisar 4,31 ton per hektare.

Khusus untuk durian di Jambi yang terkenal adalah durian Selat, dari Desa Terusan ini. Durian ini memiliki ciri khas tersendiri dan sudah terkenal dan dipasarkan hingga ke Jakarta. (ant)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar