Senin, 25 April 2011

Peluang Usaha Pertanian : Jamur Krispi Gerobak














Usaha jamur krispi makin banyak bertebaran seiring berkembangnya budidaya aneka jamur. Usaha jamur krispi dipicu penemuan akan cara budidaya yang cepat dan tepat membuat bahan baku jadi mudah didapat dan murah.

Oleh: Yuyun Anwar
Konsultan dan Penulis Buku Kuliner Indonesia

Sebut saja jamur tiram yang paling mudah ditumbuhkan. Kemudahan pencarian bahan baku itu menjadi salah pemicu munculnya aneka jajanan dari jamur. Salah satunya jamur krispi.

Jamur krispi adalah jajanan dari jamur yang dibalut tepung yang digoreng sehingga mudah untuk disajikan dengan saus cocolan. Di beberapa mal, pusat jajanan, sampai kaki lima banyak bermunculan gerobak jamur krispi yang dikelola secara kemitraan atau franchise. Jamur disajikan dengan menggunakan gerobak yang cantik dan menarik. Sementara jamur disajikan dalam wadah siap saji atau sekali buang.

Jamur krispi digemari karena memiliki rasa yang gurih, renyah, sedap, dan tekstur kenyal yang hampir mirip ayam. Kandungan vitamin dan serat dalam jamur menjadikan olahan ini makin dipilih oleh banyak orang. Cara menyajikan yang sangat praktis menjadikan usaha ini bisa dikelola oleh siapa pun.

Tren menikmati snack jamur krispi menjadikan usaha ini berkembang. Paling banyak memang dikelola secara franchise. Usaha ini sebenarnya bisa dikelola sendiri tanpa harus menyediakan modal yang banyak sebagaimana usaha franchise. Dengan mengetahui sumber bahan baku jamur yang tepat serta teknik pengolahan yang tepat, jamur krispi sudah bisa dimulai dari dapur.

Syarat Desain Gerobak

Dalam mengembang usaha jajan modern tak lepas dari peran gerobak. Penampilan jamur krispi terlihat lebih modern karena dijual dalam gerobak yang bagus dan menarik. Aneka bentuk gerobak bisa dipilih bahkan jika mungkin gerobak harus didesain khusus mewakili karakter khusus produk yang dijual. Beberapa ketentuan desain gerobak yang baik adalah sebagai berikut.

  1. Pemilihan bahan, gunakan bahan yang relatif awet, mudah dibersihkan, dan tidak berjamur. Jika mudah kotor atau cepat berjamur akan memberi kesan kumuh sehingga pembeli enggan datang.
  2. Ergonomis, bahwa gerobak dapat berdiri dengan baik dan memudahkan penjual dalam menyiapkan makanan. Tidak timpang atau berat sebelah sehingga mudah untuk diletakan di mana pun. Jika perlu beri roda agar bisa bergerak dengan mudah.
  3. Pilih warna cat khusus yang menjadi ciri atau citra produk yang hendak dijual. Hal ini penting karena untuk menjadi juragan gerobak yang akan memiliki puluhan gerobak, kesamaan desain warna menjadi syarat utama. Misal, jika gerobak yang dibuat adalah dominan warna jingga dengan foto jamur krispi aneka rasa di bagian depan, maka pastikan gerobak yang dibuat berikutnya adalah warna dan kombinasinya sama sehingga gerobak jamur krispi di semua wilayah adalah sama.
  4. Aman untuk menyimpan perlengkapan. Gerobak tidak hanya menjadi tempat berjualan semata. Pastikan bahwa gerobak yang juga berfungsi untuk menyimpan barang saat tutup. Jadi ketika karyawan pulang atau balik jualan tidak perlu membawa peralatan lagi. Pastikan bahwa desain gerobak bisa menjadi penyimpan yang aman dan bisa dikunci. Hal ini untuk menghindari terjadinya kerusakan atau pencurian peralatan dari pihak yang tidak bertanggung jawab saat ditinggal pulang.
  5. Jika ingin terlihat lebih menarik bisa menggunakan banner dan neon box nama produk dan foto produk.
  6. Memberi nama brand atau merek gerobak jajanan yang akan dijual sesuai dengan tren yang sedang berkembang. Gunakan merek dan nama yang terlihat modern dan mudah untuk diucap. Jika mungkin gunakan tagline yang bisa menggambarkan keunggulan makanan yang dijual. Misal: Jamur Krispi Krezzz, Krispinya Teruszz, atau Jagonya Jamur Renyah.
  7. Informasi produk dan foto produk yang menarik sekaligus informasi harga perlu dicantumkan sehingga pembeli bisa langsung mendapatkan gambaran jelas. Dengan begitu pembeli tinggal tunjuk. Gambar yang bagus dan mengundang selera secara psikologi mampu menarik pembeli untuk ingin mencicipi makanan yang dijual.
  8. Pastikan bahwa foto produk yang dipasang benar-benar bagus dan menarik dilihat. Nama produk dan keunggulan perlu disampaikan. Gerobak tidak hanya tempat berjualan, tetapi juga informasi atau iklan untuk menyampaikan keunggulan makanan yang dijual. Pernyataan untuk menunjukkan kelebihan makanan bisa dicantumkan. Contoh, pasang gambar jamur krispi balado dengan potongan jamur besar dan bumbu balado yang pedasnya menggugah selera. Kemudian beri tulisan Lebih Renyah dan Bumbu Balado Super Pedas.

Pembuatan Jamur Krispi

Bahan yang diperlukan silakan dilihat pada table, pada kolom asumsi analisis usaha jamur. Coba dulu hingga benar-benar mendapatkan rasa dan kerenyahan yang diharapkan.

Bersihkan 5 kg jamur tiram dari kotorannya. Potong agak kecil-kecil. Cuci bersih. Kukus selama 10-15 menit sampai setengah matang. Peras jamur agak kering atau sedikit ditekan-tekan sehingga air keluar. Jamur yang terlalu banyak mengandung air akan berminyak saat digoreng, sehingga kurang renyah. Sisihkan.

Tepung Kering

Campurkan tepung terigu dan beras, aduk sampai tercampur rata. Sisihkan.

Tepung Celup

Campurkan semua bahan tepung celup menjadi satu. Aduk rata. Tambahkan air dingin sambil dikocok dengan pengocok telur atau mixer sampai kental dan tercampur rata.

Gulingkan jamur yang sudah ditiriskan di atas tepung kering. Masukkan dalam dalam tepung celup, angkat dengan menggunakan saringan atau garpu, gulingkan kembali ke atas tepung kering.

Goreng dalam minyak panas sampai mengapung dan warna kuning keemasan. Tiriskan dan sajikan kondisi hangat dengan taburan balado sapi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar