Rabu, 23 Maret 2011

Berita Pertanian : Harga Kakao Turun, Pekebun Waswas






MERBAUMATARAM. Para pekebun kakao di Kecamatan Merbaumataram, Kecamatan Katibung, dan Kecamatan Way Sulat, Kabupaten Lampung Selatan, mulai khawatir lantaran harganya menurun tajam sejak seminggu ini.

Mereka mengatakan pada awal minggu lalu harga kakao masih bertengger di level Rp24 ribu—Rp25 ribu per kilogram. Namun, kini harga tanaman berbuah polong itu sudah turun antara Rp4.000—Rp5.000 ribu per kilogram.

"Saat ini para pedagang pengumpul membeli biji kakao seharga Rp20 ribu—Rp21 ribu per kilogram atau Rp2 juta—Rp2,1 juta per kuintal," kata Murod, pekebun di Kecamatan Merbaumataram, kemarin.

Kekhawatiran pekebun mulai timbul lantaran saat ini musim panen boleh dikatakan belum mulai. Diperkirakan musim panen baru tiba pada bulan April mendatang.

"Musim panen raya baru akan tiba lebih kurang sebulan lagi, tapi harga sudah turun. Hal ini membuat kami waswas, takut harga akan lebih turun pada saat musim panen tiba nanti," kata Nurmayulis, pekebun kakao di Desa Babatan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar