Kamis, 20 Oktober 2011

Berita Pertanian : Ayam Impor Malaysia Tidak Dibutuhkan Batam















BATAM.
Batam tidak membutuhkan ayam impor dari Malaysia, karena kebutuhan selama ini mampu dipenuhi dari Jawa.

Kepala Bidang Peternakan Dinas Kelautan Perikanan Peternakan dan Kehutanan (KP2K) Kota Batam, Sri Yunelli, mengatakan, ayam dan turunannya memang tidak bisa diimpor.

Hal itu disebabkan kebutuhan selama ini bisa dicukupi dari produksi nasional. Hingga saat ini Kementerian Pertanian tidak mengizinkan adanya impor daging ayam.

Yunelli menambahkan, jika ada ayam dari Malaysia yang masuk ke Batam melalui pelabuhan-pelabuhan rakyat bisa dipastikan barang tersebut ilegal.

"Kebutuhan ayam setiap hari mencapai sekitar 50.000 ekor. Sekitar 70-80 persen dipenuhi ayam segar dari peretnak lokal, sedangkan 20-30 persen sisanya dipenuhi ayam beku dari Jawa," tambah Sri Yunelli, di Batam, Kamis (20/10).

Ia menambahkan, jika tidak terjadi gangguan cuaca yang mengakibatkan peternak gagal panen, pasokan ayam di Batam sangat aman dan tidak mengalami lonjakan harga yang signifikan. (ant)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar