Senin, 12 September 2011

Berita Pertanian : Kemarau Kritiskan Waduk Gajah Mungkur












WONOGIRI.
Kondisi Waduk Gajah Mungkur, Wonogiri, Jawa Tengah, semakin kritis karena ketiadaan hujan di wilayah hulu selama kemarau empat bulan terakhir.

"Permukaan air tinggal 131,06 meter. Ini jelas kritis, karena hanya terpaut 0,01 meter dari pola yang ditetapkan pengelola," ungkap Kepala Divisi Jasa Air dan Sumber Air Perum Jasa Tirta I Winarno, Senin (12/9).

Menurut dia, PJT I selaku pengelola waduk salah satu terbesar di Asia Tenggara itu harus berhemat dan bekerja keras agar irigasi dan turbin PLTA masih bisa digerakkan untuk mendapatkan energi listrik sebesar 3,6 megawatt.

Dengan permukaan air yang semakin mendekati batas elevasi, yakni turun lebih dari empat meter sejak Juni silam, membuat debit air harus diatur sesuai skala prioritas.

Saat ini untuk irigasi bendung Colo Timur yang membawahi 39 ribu hektare sawah hanya
diberi porsi 10 meter kubik/detik.

Colo barat yang mengairi hampir 12 ribu hektare hanya diberi jatah 3 m3/detik. Sisanya untuk pemeliharaan sungai dan bendungan pada Oktober mendatang. (MICOM)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar