Kamis, 23 Februari 2012

Berita Pertanian : Jaringan Irigasi Rusak masih 40 Persen












JAKARTA--MICOM:
Pekerjaan rumah Kementerian Pekerjaan Umum (PU) demi mendukung surplus produksi 10 juta ton beras masih banyak.

Pasalnya, hingga awal 2012, jaringan irigasi yang rusak secara nasional masih sekitar 40% atau 2,83 juta hektare.

Plt Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PU Mochammad Amron mengatakan, jaringan irigasi yang rusak itu terdiri dari irigasi yang rusak ringan sebesar 0,71 hektare, rusak sedang sebesar 1,56 hektare, dan rusak berat sebesar 0,56 hektare.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal (Ditjen) Sumber Daya Air Kementerian PU pada 2010 lalu, jaringan irigasi yang rusak secara nasional sebesar 48% atau sekitar 3,76 juta hektare.

"Sebetulnya jaringan irigasi yang rusak berat itu indeks pertanamannya (IP) rata-rata masih 1,2. Artinya, masih bisa dilakukan penanaman satu kali lebih. Tapi target IP setelah direhabilitasi semua itu 1,6," kata Amron dalam di Gedung Kementerian PU, Jakarta, Kamis (23/2).

Berdasarkan program 2010-2014, pemerintah memiliki kewenangan untuk melakukan operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi seluas 2,315 juta hektare.

Pemerintah juga memiliki kewenangan untuk merehabilitasi jaringan irigasi seluas 1,34 juta hektare dan membangun jaringan irigasi seluas 500 ribu hektare.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar