Minggu, 06 November 2011

Tukar Beras dengan Kentang

















JAKARTA.
Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyarankan agar masyarakat Indonesia mulai mengurangi konsumsi beras guna menjaga laju inflasi dan mengatasi permasalahan impor beras.

"Kalau mulai hari ini makan kentang lebih banyak, apapun lah selain beras. Ini akan meningkatkan kapasitas kita untuk mengembangkan antara pasokan dan demand," ungkap Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, kala ditemui saat penyembelihan hewan kurban, di parkir kantor Kemendag, Jakarta, Senin (7/11/2011).

Menurut dia, dengan menyeimbangkan antara pasokan dan permintaan, maka akan membantu menjaga Indeks Harga Konsumen (IHK) atau yang dikenal dengan istilah inflasi. "Karena semakin banyak demand untuk beras, akan semakin mendorong inflasi," tambah Gita.

Hal ini menyangkut tingginya konsumsi beras masyarakat Indonesia di dunia, yaitu sebesar 130-140 kilogram (kg) orang per tahun, dibandingkan negara tetangga yang hanya mengkonsumsi 60-70 kg

"Itu kan drastis, saya rasa harus dilakukan penyikapan-penyikapan untuk mengalterasi atau menyesuaikan pasokan ya supaya pasokannya bisa meningkat dan demand-nya bisa lebih terjaga," pungkasnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar