Rabu, 09 November 2011

Berita Pertanian : Optimalkan Pertanian, Tebingtinggi akan Buka “Klinik Pertanian”

Tebingtinggi. Untuk mengoptimalkan sektor pertanian dan peternakan serta mengembangkan tanaman hortikultura di Kelurahan Pinang Mancung berdasarkan program ‘One Village One Product’, Pemerintah Kota Tebingtinggi akan membuka ‘Klinik Pertanian’ pada tahun 2012 mendatang.

Hal itu dikatakan Walikota Tebingtinggi H Umar Zunaidi Hasibuan saat berkunjung ke Kantor PT Sang Hyang Seri (SHS) di Kecamatan Tanjungmorawa Deliserdang, Senin sore (7/11). Dalam kunjungan itu, Walikota yang didampingi Kepala Dinas (Kadis) Pertanian Leo Lopulisa Haloho, Kadis Pekerjaan Umum HM Nurdin diterima Manager Pemasaran PT SHS Syofian, Sektretaris Benny Lubis dan Poniran.

Pada kesempatan itu, Walikota berharap terjalin kerja sama antara Pemko Tebingtinggi dengan PT SHS. “Saya berharap PT SHS dapat membuka outlet-nya di Tebingtinggi dikarenakan Pemko Tebingtinggi akan membuka Klinik Pertanian, dan kami berharap outlet yang ada nantinya dapat memicu hasil pertanian dan tanaman hortikultura di daerah kami,” kata Walikota berharap.

Umar Hasibuan juga mengungkapkan pengalamannya dalam mengelola lahan pertanian saat berkunjung ke Surabaya beberapa waktu lalu. “Saya baru dari Surabaya dan merasa terkesan dengan kota itu, sebab mereka dapat menghasilkan 40 ton cabai dalam seminggu dikarenakan pengoptimalisasi lahan pertanian yang ada. Surabaya yang terbatas lahan pertaniannya bisa, kenapa Tebingtinggi yang cukup luas lahan pertaniannya tidak bisa,” kata dia.

Karena itu, lanjut Umar Hasibuan, Sebagai kepala daerah, beliau tertantang untuk meningkatkan hasil pertanian di Tebingtinggi. “Untuk itulah kami datang ke sini (SHS-red),” ungkapnya.

Menurut walikota, rencana kerja sama tersebut bukan untuk memutus mata rantai swasta ke petani melainkan untuk membantu peningkatan taraf hidup masyarakat Kota Tebingtinggi di sektor pertanian. “Dan saya tidak mau mengurus ini semua setengah-setengah, harus tuntas dan berhasil dalam mengusahakan peningkatan masyarakat tani,” katanya.

Menanggapi hal itu, Manager PT SHS Tanjungmorawa, Syofian mengaku pihaknya siap bekerjasama dengan Pemko Tebingtinggi. “Kami menyambut baik tawaran yang disampaikan Bapak Walikota. Sebenarnya kami ingin menawarkan kepada seluruh pimpinan daerah, namun belum tentu kerja sama dibidang pertanian dan peternakan ini dapat di terima semua daerah. Dan kami pun menyadari masih banyak petani yang belum mengetahui tentang kami (PT SHS),” kata Syofian.

Syofian juga mengakui selama ini PT SHS telah bekerjasama dengan sejumlah perusahaan untuk menolong para petani. “Kami telah bekerja sama dengan perusahaan BUMN untuk menolong petani dengan cara, memodali petani mulai dari pengolahan lahan, bibit, pupuk dan obat-obatan yang dibayar setelah panen. Sedangkan hasil panen akan kami beli di atas harga pasaran yang sebelumnya mengadakan musyawarah tentang harga penjualan hasil panen petani,” jelasnya.
Untuk merealisasikan hal tersebut, Syofian menganjurkan Pemko Tebingtinggi untuk membuat permohonan melalui Dinas Pertanian Propinsi Sumut. PT Sang Hyang Seri akan mengadakan bantuan langsung pupuk dan bibit melalui dinas pertanian propinsi.

“Sekarang ini kami punya stok bibit padi, jagung dan kedelai. Sedangkan rencana kerjasama PT SHS dan Pemko Tebingtinggi ini akan kami sampaikan kepada pimpinan kami dan akan segera ditindak lanjuti,” imbuhnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar