Selasa, 19 Maret 2013

Lonjakan Harga Bawang Merah karena Petani Beralih ke Padi

Jakarta. Menteri Pertanian (Mentan) Suswono mengungkapkan lonjakan harga bawang merah dalam beberapa minggu ini dikarenakan beralihnya para petani bawang merah menanam padi.
"Harga bawang merah naik dalam beberapa pekan ini karena stok nya berkurang," kata Suswono kepada wartawan di Kantor Kementerian Perdagangan, Senin (18/3).

Dikatakan Suswono, saat ini para petani bawang merah beralih menanam padi dikarenakan sedang musim tanam padi dan harga beras saat ini jauh lebih stabil dan ada kepastian harga.

"Karena lagi musim tanam padi, petani bawang merah beralih ke padi, padi lebih menjanjikan harganya, ada kepastian harga dan penanganannya lebih mudah, makanya stoknya berkurang," ucap Suswono.

Bahkan pada saat musim panen bawang merah, Indonesia bahkan menjadi eksportir bawang merah. "Kita itu saat panen raya jadi eksportir bawang merah loh, ini bisa jadi peluang swasta dibidang cold storage jadi saat panen bisa menyimpan bawang merah, saat pasokan berkurang stoknya bisa dikeluarkan," tuturnya.

Ditambahkan Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, memang sebenarnya saat ini Indonesia harusnya mengimpor bawang merah juga. "Karena pasokan nya memang sudah berkurang karena peralihan musim tanam, tapi kalau musim panen kita kendalikan impor bawangnya," tukas Gita.

Dikatakan Suswono kembali, salah satu untuk menyelesaikan permasalahan ini tidak lain adalah meningkatkan produksi dengan memperbanyak luasan lahan tanam bawang.

"Kendala kita pengadaan lahan, kalau lahan kita cukup produktivitas bawang kita bisa ditingkatkan," tandasnya. (df)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar