Selasa, 17 Januari 2012

Harga Pakan Dongkrak Harga Telur


















Jakarta
. Naiknya harga pakan ayam belakangan ini seperti jagung dan bekatul membuat harga telur ayam melonjak naik. Gunanto seorang peternak ayam asal Purbalingga, Jawa Tengah mengatakan saat ini harga telur di tingkat peternak naik dari Rp 13.000/kg bulan lalu menjadi Rp 15.000 per kg.
Kenaikan ini wajar terjadi karena harga jagung dan bekatul sebagai pakan ternak ayam juga melonjak. Tak sampai di situ, Gunanto mengatakan harga bibit ayam (day old chick/DOC) juga naik terus.

"Harga telur naik karena populasi ayam produksi berkurang. Peternak nggak melakukan pembibitan karena bibit ayam mahal banget. Belum lagi harga jagung dan bekatul melonjak," kata Gunanto kepada detikFinance, Senin (16/1).

Dipaparkannya, harga jagung saat ini naik dari Rp 2.500/kg di bulan lalu menjadi Rp 3.000-Rp 3.200/kg. Sementara harga bekatul juga naik dari Rp 2.000/kg menjadi Rp 3.000-3.200/kg. "Belum lagi musim penghujan berpengaruh sedikit kepada kesehatan ayam sehingga produksi telur menurun," jelas Gunanto.

Harga bibit ayam menurut Gunanto saat ini harga bibit ayam bisa mencapai Rp 9.000/ekor. Padahal biasanya hanya Rp 5.000/ekor. Ini semua membuat harga telur ayam di pasaran bisa mencapai Rp 15.000/kg. "Jadi buat peternak kenaikannya wajar karana sekarang semuanya naik," tukas Gunanto.

Kenaikan harga pakan ternak salah satunya akibat kenaikan bea impor bahan baku pakan ternak sebesar 5% yang diatur dalam PMK Nomor 13/PMK.011/2011 per 1 Januari 2012. "Kenaikan impor bea masuk untuk pakan ternak akan mengakibatkan harga pakan ternak naik, dan ujung-ujungnya harga ayam dan unggas-unggasan akan naik, ya namanya harga naik, orang makin mengurangi porsi makan ayamnya," kata Ketua Umum Asosiasi Produsen Pakan Indonesia (GPMT) Sudirman beberapa waktu lalu. (dtf)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar