Jumat, 19 November 2010

Mengenali Pupuk Daun

Pupuk daun.., masih banyak masyarakat Indonesia terutama masyarakat petani kita yang belum mengetahui dan mengerti pupuk daun, mungkin hanya mendengarnya saja yang sudah. Masih banyak petani kita mengira pupuk daun adalah pupuk yang manfaatnya hanya untuk daun tanaman saja atau untuk menyuburkan daun. Untuk itu dalam tulisan saya berikut ini akan mengulas atau menjelaskan tentang pupuk daun sesuai dengan apa yang saya ketahui dan saya baca dari beberapa sumber.

Pupuk daun adalah pemupukan melalui daun tanaman yang mana cara pemberiannya pada tanaman melalui penyemprotan ke daun tanaman. Dan umumnya pemupukan melalui daun, penyerapan haranya lebih cepat dibandingkan dengan pupuk yang diberikan melalui akar yang selama ini umum dilakukan petani. Selain penyerapan unsur hara yang lebih cepat, kelebihan dari penggunaan pupuk daun adalah :
  1. Tidak menyebabkan kerusakan pada tanah sehingga tanah masih tetap mudah diolah karena struktur tanah masih gembur.
  2. Hasil pemupukan lebih cepat terlihat dalam beberapa hari.
  3. Unsur hara yang diberikan lebih lengkap karena selain mengandung unsur hara makro pupuk daun juga mengandung unsur hara mikro.
  4. Kebutuhan hara untuk tanaman dapat diatur sesuai kebutuhan dan kekurangan tanaman.
  5. Pemberian pupuk daun bisa lebih merata ke semua tanaman.
  6. Kepekatan pupuk dapat diatur sesuai dengan kebutuhan tanaman.
  7. Menghemat tenaga dan waktu sebab pemberian pupuk ini dapat juga dilakukan bersamaan dengan pemberian pestisida.
Namun pemberian pupuk daun juga memiliki kekurangan diantaranya :
  1. Harga biasanya lebih mahal dari pupuk akar.
  2. Membutuhkan peralatan penyemprotan dalam penggunaannya.
  3. Jika dosis berlebihan dapat menyebabkan kerusakan bahkan kematian tanaman karena keracunan atau terbakar.
  4. Biasanya pada tanaman sayuran dan buah-buahan terutama yang berkulit tipis harus selektif penggunaan dan pemilihan pupuknya.
  5. Kadar unsur hara pada pupuk daun terbatas sehingga penggunaannya lebih sering dibanding pupuk akar.
Umumnya pemberian pupuk daun pada tanaman hanya sebagai pelengkap bagi tanaman. Hal ini dilakukan untuk mengatasi kekurangan kekurangan pupuk daun atau untuk mendapatkan kelebihan-kelebihan pupuk daun yang seperti dijelaskan sebelumnya terutama untuk mengatasi kebutuhan unsur hara bagi tanaman yang tidak didapatkan dari pupuk akar.

Pupuk daun yang ada di pasaran pertanian berupa berbentuk cair dan padat. Pupuk daun bentuk cair dalam penggunaannya cukup diencerkan sesuai konsentrasinya sedangkan pupuk daun padat berupa kristal dan tepung yang dalam penggunaannya harus dilarutkan dengan air. Dan seperti halnya dengan pupuk akar maka pupuk daunpun ada berupa pupuk organik dan anorganik.

Penggunaan atau pengaplikasian pupuk daun ini harus dilakukan dengan penyemprotan dengan menggunakan sprayer yaitu alat semprot. Saat penyemprotan pupuk ini diusahakan agar penyemprotan diarahkan ke permukaan daun tanaman agar lebih tepat guna dan efektif. Hal ini dikarenakan sel epidermis dan kutikula daun berada di permukaan daun yang dapat lebih mudah ditembus atau dilalui air bersamaan dengan pupuk daun.

Penyemprotan pupuk daun sebaiknya dilakukan pada pagi hari atau sore hari, sekitar jam 07.00-10.00 pagi hari atau 15.00-18.00 sore hari. Hal ini disebabkan pada jam tersebut matahari biasanya tidak terik karena pada saat matahari terik akan menyebabkan air cepat menguap. Jika ini terjadi maka kosentrasi pupuk daun menjadi lebih pekat sehingga akan menyebabkan daun tanaman yang disemprot akan terbakar.

Pada saat hujan juga dilarang melakukan penyemprotan pupuk daun karena pupuk daun akan mudah tercuci atau hilang dibawa air hujan dan pupuk belum sempat menembus atau melalui permukaan daun tanaman sehingga pemupukan akan sia-sia atau tidak ada manfaatnya.

Penyemprotan pupuk daun dilakukan setiap 10 hari. Namun pada saat tunas baru tanaman muncul sebaiknya penyemprotan dihentikan karena tunas baru sangat peka pada pupuk terutama jika dosis pupuk tinggi. Dan juga pada saat bunga tanaman mulai mekar sebaiknya penyemprotan dihentikan karena akan menyebabkan bunga menjadi rontok.

Pupuk daun memiliki ketersediaan kandungan unsur hara yang beragam dan lengkap. Pupuk daun di pasaran umumnya mengandung unsur hara makro dan mikro dengan kosentrasi yang berbeda-beda sesuai dengan merk dagangnya masing-masing.

Dalam penggunaan pupuk daun yang sangat perlu diingat dan diperhatikan yaitu agar mengikuti dosis sesuai anjuran yang tertera pada label kemasan pupuk daun. Karena jika dosis pupuk daun dalam penggunaannya berlebih akan menyebabkan terbakar dan keracunan pada tanaman sehingga tanaman akan mati. Dan jika dosis kurang menyebabkan pengaruh pupuk pada tanaman tidak terlihat dan tidak ada hasil serta manfaatnya bagi tanaman.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar