BLOG Ricky Untuk Pertanian. Blog ini memuat tentang pertanian secara umum dan ada tambahan dari berita pertanian, tips ampuh berhubungan dengan pertanian, lowongan kerja bidang pertanian dan resep makanan-minuman dari hasil pertanian. Yang pasti Pertanian Untuk Negeriku Tercinta Indonesia.
Selasa, 07 Juni 2011
Berita Pertanian : Desa Harus Miliki Cadangan Beras 50 Ton
Program ini harus dilakukan secara terus menerus, sehingga gejolak ekonomi seperti apapun, desa sudah siap karena sudah memiliki ketahanan pangan sendiri.
Hal ini dikatakan Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Sumsel Samuel Chatib di Palembang, Selasa (7/6).
Menurutnya, program ketahanan pangan desa harus dilakukan secara terus menerus sebagai bentuk standar pelayanan minimal pemerintah.
Dikatakan, cadangan pangan tidak hanya berlaku di desa yang menjadi sentral produksi pangan, seperti di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Ogan Komering Ilir (OKI), Banyuasin, dan Musi Rawas (Mura).
Sementara daerah yang bukan produsen juga harus mempunyai cadangan pangan sesuai dengan Permendagri No 30 tahun 2008.
Selasa, 19 April 2011
Berita Pertanian : Stok Beras Capai 1,5 Juta Ton
Pedagang beras melayani pembeli di Pasar Senen, Jakarta Pusat, Senin (18/4). Menurut Bank Dunia, peningkatan harga pangan, terutama beras, sejak setahun lalu, memengaruhi daya beli masyarakat miskin dan yang hampir miskin di Indonesia. Beras IR-64 paling murah dijual seharga Rp 6000 per kilogram.
Ketentuan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 65 tanggal 31 Maret 2011. Penerapan bea masuk sekaligus mempertegas pencabutan penerapan tarif nol persen, yang berlaku sejak 22 Desember 2010 hingga 31 Maret 2011.
Direktur Utama Perum Bulog Sutarto Alimoeso mengatakan, bea masuk membuat beras impor tak lagi kompetitif. Selama izin impor diberikan dengan kuota 2 juta ton, pihaknya bisa merealisasikan sebanyak 1.848.000 ton. ”Sejak bea masuk diterapkan, kami sudah tidak impor lagi. Meski targetnya tidak terealisasi, stok beras nasional saat ini tidak bermasalah karena masih mencukupi. Stok beras kami lebih dari 1,5 juta ton,” katanya di Jakarta, Senin (18/4).
Menurut dia, tidak tercapainya target impor lebih disebabkan kendala pelayaran dan bongkar muat. Cuaca ekstrem membuat pengangkutan melalui kapal dari negara asal terganggu. Selain mengandalkan beras impor, pasokan beras Bulog juga bergantung pada penyerapan beras dari petani. Saat ini, realisasi penyerapan tercatat 632.000 ton.
Daerah yang saat ini tengah panen besar, lanjutnya, adalah Jawa Barat. Daerah lainnya, seperti Jawa Tengah, Sumatera Selatan, dan Jawa Timur, intensitas panen sudah mulai mengecil. Kondisi tersebut akan memengaruhi harga beras. Jika terjadi lonjakan harga yang cukup signifikan, Bulog pun siap menggelar operasi pasar.
Realisasi operasi pasar dari Januari sampai dengan Maret 2011 sebesar 135.600 ton, sedangkan penyaluran beras untuk rakyat miskin periode Januari-April 2011 terealisasi 817.844 ton per 5 April atau sebesar 77,79 persen dari rencana penyaluran beras untuk rakyat miskin hingga April sebesar 1.051.300 ton.
Menurut Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, meski harga beras sudah menunjukkan tren menurun, fluktuasi harga tetap perlu diwaspadai. Sebab, harga minyak dunia yang terus bergerak naik membuat ekspektasi konsumen terhadap harga pangan global ikut naik. Selain memacu produksi, penyiapan infrastruktur yang baik juga menjadi kebutuhan penting untuk memperlancar distribusi.
”Harga minyak sudah menembus 120 dollar per barrel. Kenaikan tersebut akan memengaruhi harga pangan internasional,” katanya.
Pada bulan Maret, bahan makanan mengalami deflasi sebesar 1,94 persen. Deflasi bulan Maret-April merupakan fenomena musiman. Selama tiga tahun terakhir, pola selalu sama. Hal itu karena bertepatan dengan panen raya padi, di mana beras menjadi komoditas dengan bobot inflasi relatif besar.Jumat, 04 Maret 2011
Berita Pertanian : Stok Beras Untuk Operasi Pasar Tetap Disiapkan
"Operasi pasar tetap dilakukan di daerah-daerah yang kenaikan harganya tinggi, kalau lonjakan harganya sampai 10 persen dan berpotensi naik terus. Untuk operasi pasar digunakan beras medium," kata Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Gunaryo di Jakarta, Jumat.
Pemerintah, menurut dia, memantau pergerakan harga beras di semua wilayah dan mengambil tindakan yang diperlukan untuk menjaga stabilitas harga beras, agar harga beras tidak naik terlalu tinggi atau turun terlalu rendah hingga di bawah harga pembelian pemerintah.
Menurut laporan pemantauan harga dan distribusi barang kebutuhan pokok yang dipublikasikan Kementerian Perdagangan, harga rata-rata nasional beras kualitas medium pada 4 Maret 2011 tercatat Rp7.250/Kg. Harga tertinggi tercatat di Padang, sebesar Rp10.625/Kg, dan yang terendah di Yogyakarta Rp5.435/Kg.
Sementara harga rata-rata nasional beras kualitas medium selama 1-4 Maret 2011 tercatat Rp7.279/Kg, lebih rendah dari harga rata-rata selama Februari 2011 yang sebesar Rp7.432/Kg.
Meski telah menunjukkan kecenderungan turun, harga rata-rata bulanan beras medium selama 2011 masih lebih tinggi dari tahun sebelumnya.
Tahun 2010, harga rata-rata beras selama Februari tercatat Rp6.419/Kg dan pada Maret seharga Rp6.318/Kg.
Menurut data Kementerian Perdagangan, pemerintah telah menyalurkan 483.470 ton beras atau 61,28 persen dari rencana Raskin selama Januari-Maret 2011 untuk membantu keluarga kurang mampu mendapatkan beras dengan harga terjangkau dan mengendalikan harga beras.
Pemerintah, melalui Perum Bulog, sejak Januari sampai 4 Maret 2011 juga telah menyalurkan 97.862 ton beras melalui operasi pasar beras untuk meredam kenaikan harga beras di daerah-daerah yang membutuhkan intervensi.(ant)