Kamis, 10 Februari 2011

Berita Pertanian : Lagi, Gajah Rusak Perkebunan Warga

Lagi Gajah Rusak Perkebunan Warga

ANTARA/Irwansyah Putra/wt

PEKANBARU. Setelah Aceh, kini kawanan gajah mengganggu ketenteraman penduduk Mandau, Riau. Karena itu, puluhan warga Desa Petani Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau, melakukan ronda malam untuk mengusir kawanan gajah yang merusak tanaman kelapa sawit dan masuk ke permukiman.

Kepala Desa Petani Rianto, Jumat (11/2), mengatakan aktivitas ronda ini sudah mereka lakukan sejak dua pekan terakhir.

Diperkirakan, sekitar dua hektare tanaman sawit dan karet warga yang rusak dimakan gajah. "Biasanya kawanan gajah tersebut mulai masuk ke perkampungan pada malam hari," kata Rianto.

Gerombolan mamalia besar yang berjumlah enam ekor itu, lanjutnya, berkeliaran memakan tanaman sawit dan karet warga hingga subuh. Setelah itu rombongan hewan berbelalai ini kembali masuk ke dalam hutan.

Warga, lanjut Rianto, menggunakan petasan terbang untuk menakuti kawanan satwa dilindungi tersebut hingga menjauh dari perkampungan dan perkebunan warga.

Paling tidak, kata Rianto, dalam semalam, warga menghabiskan dua lusin petasan untuk mengusir kawanan gajah tersebut. Kawanan gajah berulang kali masuk ke perkampungan karena desa tersebut termasuk dalam wilayah jelajah hewan ini.

Menurut Rianto, pihaknya sudah bosan melaporkan kejadian serupa ke Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau selaku pihak yang berwenang mengatasi masalah ini.

"Laporan ke BBKSDA malah membuat kami repot karena harus mengantarkan petugas instansi tersebut ke titik munculnya gajah di perkampungan. Namun, setelah itu tidak pernah ada penyelesaiannya," lanjutnya.(MI)

Berita Pertanian : PDIP Tolak Impor Beras


Ketua I FPDIP, Puan Maharani


Jakarta
. Fraksi PDI Perjuangan mendesak Pemerintah mencabut Permenkeu No.241/2010 mengenai pembebasan bea masuk khususnya beras dan Permendag No.39/2010 mengenai impor barang jadi karena kedua peraturan itu dinilai melukai hati rakyat.

"Fraksi PDIP menyatakan menolak kebijakan impor beras yang dilakukan pemerintah. Aneh saja, hari ini alam sudah membingungkan antara musim dingin dan musim panas, tapi pemerintah juga ternyata punya alur pikir yang aneh," kata Ketua I Fraksi PDI Perjuangan Puan Maharani di Jakarta, Rabu.

Dia mengatakan, berdasarkan data yang ada, produksi beras sebenarnya surplus tapi tetap mengimpor beras dan malah tanpa bea masuk.

Menurut Puan, antara perencanaan pemerintah dan realisasinya tidak sinkron. Pemerintah berencana ekspor, tapi realitanya justru impor.

Puan meminta pemerintah tidak melukai hati petani dan panen raya petani dalam waktu dekat ini harus diselamatkan.

"Kami bertanya kebijakan ini merugikan petani tapi kok masih mau impor?" katanya.

Namun, jika pemerintah berkeras mengimpor beras dengan bebas bea masuk beras, FPDIP mendesak pemerintah membuat kebijakan khusus yang menjamin semua hasil panen raya petani periode Januari hingga April 2011dibeli pemerintah.

Puan Maharani menengarai pemerintah akan impor beras hingga 2,5 juta ton dan berdasarkan PMK No.241/2010 impor beras itu tanpa bea masuk. (ant)

Tips Ampuh : Lidah Buaya dan Pepaya Mengatasi Sakit Maag



Sakit maag disebabkan oleh asam lambung berlebihan yang dapat mengakibatkan iritasi dan atau luka dilambung, karena itu sakit maag disertai rasa perih/pedih.

CARA MENGATASI SAKIT MAAG :
  1. Hindari makanan dan minuman yang PEDAS, MASAM, PANAS, KOPI, MIE INSTAN,TEH, ALKOHOL, MAKANAN YG BERSIFAT KERAS, MAKANAN BERKOLESTEROL TINGGI.
  2. Makan nasi hangat 4-5x sehari semalam yaitu jam 7, 11, 15, 19, 22 dengan porsi yang lebih kecil. ( tiap kali makan nasi cukup setengah piring aja )
  3. SEHABIS MAKAN NASI JANGAN LUPA MINUM AIR PUTIH 1,5- 2 GELAS, ini akan bermanfaat untuk menetralkan dan mengeluarkan asam lambung yang berlebihan pada saat buang air kecil.
  4. Minum susu pada saat siang hari terutama yang berkadar lemak rendah.
  5. Jangan banyak pikiran yang berakibat Stress.
Penyakit mag bukanlah penyakit yang susah disembuhkan. Asalkan kita disiplin waktu makan dan mau mengubah pola hidup sehari-hari. Untuk resep peraktisnya secara alami adalah :
  • ambil 1 buah pisang ambon matang, 2 potong pepaya matang, 2 batang lendir lidah buaya, 3 sendok makan madu atau sari kurma
  • semua bahan di atas diblender lalu tambahkan air secukupnya
  • minum 3 kali sehari sebelum makan hingga perasaan lambung Anda membaik

Tips Ampuh : Jenis Makanan Sebelum Olahraga

Ada orang yang bisa berolahraga jalan pagi tanpa makan lebih dulu, ada pula yang harus makan dulu. Memang tubuh perlu bahan bakar untuk mendapatkan stamina yang baik. Namun, jika “salah makan” sebelum olahraga, makanan bisa membuat perut mual atau kembung.

Makanan apa yang terbaik supaya perut tetap nyaman di bawa jalan pagi? Inilah tip-tip dari klub jalan kaki di AS, the Amerikan Volkssport Association.

  1. Bagi yang tidak biasa sarapan, bisa minum jus buah untuk mendapatkan sedikit kalori, mengingat semalaman perut habis puasa.
  2. Bagi yang biasa sarapan makanan berlemak, berserat, dan berprotein, tunggulah hingga 3-4 jam untuk pencernaan mengolah makanan tersebut, baru boleh berolahraga. Atau simpan makanan itu untuk disantap seusai berolahraga. Sebagai gantinya, pilih menu sarapan yang ringan saja seperti roti dan buah-buahan.
  3. Bila menu sarapannya ringan atau rendah lemak, lakukan 1-3 jam sebelum berolahraga. Anda akan mendapatkan manfaat dari kalorinya tanpa mengalami gangguan perut.
  4. Bila hanya memilih camilan berkarbohidrat seperti pisang, jus buah, yogurt rendah lemak, bisa disantap 30-90 menit sebelum berolahraga.

Berita Pertanian : Perajin Tahu dan Tempe Menjerit

JAKARTA. Kenaikan harga kedelai impor membuat perajin tempe di Jakarta menjerit karena kenaikan harga itu tidak bisa diikuti dengan kenaikan harga jual tempe. Akibatnya, keuntungan perajin kian merosot.

”Sekitar enam bulan lalu, harga kedelai impor kualitas terbaik masih Rp 5.800 per kilogram (kg). Sekarang harga kedelai sudah sampai Rp 6.600 per kg. Hampir setiap hari ada kenaikan harga,” ucap Kamuri (61), pedagang tempe di Jalan Utan Panjang III, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (8/2/2011).

Sementara harga jual tempe masih tetap, yakni Rp 20.000 per lonjor sepanjang 2 meter. Bila dirata-rata, satu kg tempe harganya Rp 3.000 dan Rp 5.000 untuk kualitas super.

Harga tempe tidak bisa naik karena daya beli masyarakat terbatas. ”Selain itu, persaingan perdagangan tempe semakin ketat. Kalau kami menaikkan harga tempe, pembeli bisa cari tempe dari tempat lain yang harganya lebih murah,” ujar Kamuri.

Persoalan serupa dihadapi perajin tempe dan tahu di sentra produsen tempe tahu di Kelurahan Semanan, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat. ”Dengan harga kedelai normal Rp 5.500 per kg saja, pendapatan yang diperoleh perajin tahu berkisar Rp 60.000 per hari jika produksinya 100 kg. Kalau harga kedelai seperti sekarang, bisa-bisa mereka rugi, bahkan tidak produksi,” kata Ketua Primkopti Swakerta Jakarta Barat, Suharto.

Di wilayah Semanan terdapat sekitar 1.200 perajin tahu dan tempe. Dalam sehari mereka membutuhkan sekitar 60 ton kedelai mentah.

Pakan ayam

Sementara itu, beberapa peternak ayam broiler, pemasok ayam potong di pasar-pasar di Jakarta Selatan mengeluhkan tingginya harga pakan.

”Sudah sejak sekitar dua tahun lalu harga pakan terus naik. Kualitasnya juga makin enggak bagus,” kata Rohis, salah satu pemasok daging ayam di kawasan Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Harga dedak berkualitas bagus tanpa campuran gilingan kulit padi untuk pakan ternak saat ini mencapai Rp 2.500-Rp 3.000 per kg. Tahun 2007-2008 harga dedak kualitas bagus masih berkisar di bawah Rp 2.000. Padahal, tambah Rohis, biaya pengadaan pakan biasanya ditambah asupan vitamin dan antibiotik yang mencapai 70 persen dari total biaya operasional peternakan ayam. (kompas)

Berita Pertanian : Petani Padi Kian Sulit Kembalikan Biaya Produksi

Padang. Nasib petani padi kini makin memprihatinkan akibat rendahnya harga gabah kering yang menyulitkan petani untuk mengembalikan biaya produksi.
"Nasib petani padi kini ibarat sudah jatuh tertimpa tangga pula, ditindih pula dengan karungan beras impor, hingga nasib mereka memang amat tragis dan mengenaskan," kata Ismed Hasan Putro, Ketua Bidang Perdagangan DPN HKTI, di Padang, Rabu (9/2).

Menurut dia, kondisi yang memprihatinkan makin miris, apalagi di saat harga beras di pasar konsumen tinggi dan harga gabah kering yang dijual petani hanya berkisar Rp1.900-Rp2.500 per kg.

Dengan harga yang demikian rendahnya, katanya, tentu sulit bagi petani padi bisa mengembalikan biaya produksi.

"Bisa dipastikan untuk musim tanam berikutnya, petani akan makin tersandera oleh rentenir sebab petani sangat membutuhkan bibit dan pupuk," katanya daya beli mereka rendah akibat harga jual gabah yang saat ini kian anjlok.

Nasib petani padi, katanya, makin memiriskan karena tidak transparan dan konsistennya pemerintah dalam hal cadangan beras nasional hingga menimbulkan kecemasan mendalam terhadap nasib petani padi.

Diakui atau tidak, kebijakan pembebasan bea masuk nol persen atas beras impor semakin menegaskan posisi pemerintah dan posisi petani padi terus disisihkan. "Bahkan kebijakan impor beras dengan bea masuk nol persen menjadi fakta bahwa pemerintah memang tidak serius memikirkan nasib jutaan keluarga petani padi nasional dan lebih mengutamakan kepentingan para pemburu rente importir beras," katanya.

Karena itu, dua langkah yang harus dilakukan pemerintah adalah segera mencabut kebijakan bea nol persen atas beras impor. Selain itu, pemerintah juga harus transparan atas stok cadangan beras nasional.

Jika memang dianggap cukup, katanya, pemerintah harus segera menghentikan impor beras dan Bulog segera membeli gabah petani saat ini tengah panen raya. (ant)

Berita Pertanian : Pemerintah Kaji Penurunan BM Kedelai

DENPASAR. Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Teddy Saleh mengatakan, pemerintah saat ini sedang mengkaji untuk melakukan penurunan bea masuk impor kedelai.

"Kajian ini dilakukan dalam upaya membantu masyarakat dan para pengusaha kecil menengah yang berbahan baku kedelai," katanya di Kuta, Kabupaten Badung, Bali, Kamis (10/2/2011).

Ia mengatakan, naiknya harga kedelai tersebut menyebabkan besarnya biaya produksi berbagai jenis produk yang berbahan baku kedelai. "Biaya produksi yang tinggi menyebabkan harga produk, seperti tahu dan tempe yang dilepas ke masyarakat juga melambung naik. Bila tidak dijual dengan harga tinggi maka pengusaha akan menderita kerugian," katanya.

Untuk itu katanya, pemerintah melalui Kementerian Perdagangan dan Keuangan sedang melakukan kajian untuk menurunkan atau bahkan membebaskan biaya bea masuk impor kedelai ke Indonesia sehingga tidak terjadi lonjakan harga seperti saat ini.

Teddy mengatakan, selama ini harus diakui, persediaan produksi dalam negeri untuk kedelai tidak mencukupi. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Indonesia terpaksa harus mengimpor.

Bahkan, kondisi di luar negeri juga mengalami hal yang sama karena terjadi penurunan produksi akibat faktor cuaca dan serangan penyakit. Penurunan produksi ini menyebakan naiknya harga kedelai di pasaran luar negeri. "Namun hal tersebut belum dirasakan dampaknya karena umumnya di negara-negara maju sudah mengatur kebutuhan dalam negeri," ucapnya.

Dikatakan, selain kajian untuk menurunkan bea masuk impor kacang kedelai, pemerintah juga akan mengoptimalkan produksi kedelai dalam negeri. "Selama ini produksi dalam negeri hanya mengandalkan daerah penghasil utama seperti Jawa dan Aceh. Padahal masih banyak daerah lain di Indonesia yang berpotensi untuk menanam kedelai," ujarnya.

Ia menyebutkan, produksi kedelai tahun 2010 defisit hingga 700 ribu ton dibandingkan tahun sebelumnya. Produksi kedelai nasional tahun lalu turun menjadi satu juta ton karena perubahan cuaca yang ekstrim. "Untuk memenuhi kebutuhan konsumsi kedelai tahun lalu yang mencapai 1,7 juta ton, pemerintah harus mengimpornya dari dari berbagai negara," kata Teddy.

Impor dilakukan guna memenuhi kebutuhan dalam negeri. Harga kedelai saat ini meningkat menjadi Rp 8 ribu per kilogram (kg), yang sebelumnya hanya berkisar Rp 4 ribu sampai Rp 5 ribu per kg. (kompas)

Berita Pertanian : Akibat Virus, Ekspor Udang Sumut Turun

Medan. Penurunan nilai ekspor udang di Sumatera Utara (Sumut) masih terus terjadi akibat tingginya serangan virus. Padahal permintaan masih tetap ada, namun produksi yang menipis mengakibatkan pamor udang terus hilang.

Kepala Seksi Ekspor Hasil Pertanian dan Pertambangan Subdis Perdagangan Luar Negeri (PLN) Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumut, Fitra Kurnia, mengatakan, permintaan udang dari negara luar masih ada namun karena pasokan terbatas Sumut tidak mampu memenuhi semua permintaan buyer. "Kalau untuk ekspor udang memang terus turun, karena produksi lokal saja tidak mencukupi," ujarnya, Selasa (8/2) di Medan.

Berdasarkan data surat keterangan asal (SKA) nilai realisasi ekspor udang tahun 2010 mengalami penurunan hingga 8,56% dengan nilai US$10,133 juta dan volume 10.133 ton dibanding tahun 2009 dengan nilai US$ 79,077 juta dan volume 12.123 ton. Sedangkan untuk negara tujuan ekspor masih dikirim ke Amerika, Jepang, Itali, Hongkong, Perancis dan Belgia.

Sementara berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, ekspor udang dan ikan Sumut mengalami penurunan sebesar 0,87% dengan nilai ekspor mencapai US$ 181,7 jura, sedangkan tahun 2009 sebanyak US$ 183,2 juta. "Buyer terbesar dari Sumut yakni Inggris dam Amerika Serikat dikhawatirkan akan beralih ke komoditi China. Apalagi, diketahui bahwa China mengandalkan harga murah," ungkapnya.

Kepala Sub Dinas Bina Produksi dan Teknologi Dinas Perikanan dan Kelautan Sumut Robert Napitupulu mengatakan, serangan virus pada udang windu sebenarnya telah dilakukan. Tapi persoalannya semua aspek baik teknis, lingkungan dan sosial juga ikut bepengaruh.

"Penyebab virus dan penyakit nya sudah bisa diatasi, tapi masih diperlukan pencegahan dan perlindungan yang harus dilakukan masyarakat dan pihak terkait," katanya.

Perlindungan produksi dari serangan virus dibutuhkan dari pelaku-pelaku usahanya baik dari awal budidaya hingga masa pasca panen. Jadi, jangan berhenti dijalan, karena biasanya di seperempat perjalanan usaha, pelaku budidaya melupakan pencegahan datangnya virus.

"Dengan perubahan iklim dan lingkungan ini, seharusnya menjadi lebih efektif lagi bagi pelaku usaha untuk melindungi produksi budidaya udangnya terhadap penyakit dan virus yang datang," kata Robert.

Untuk penyebab utama serangan virus, lanjutnya, difaktori adanya pencemaran lingkungan dan masyarakat tidak cepat melakukan antisipasi. Padahal virus sangat sensitif menyerang produk hasil laut seperti ikan dan udang.

"Produksi udang naik, tapi tidak signifkan. Tahun ini kita harapkan produksi ikan dan udang rata-rata bisa naik sekitar 10 hingga 20 persen dari pencapaian produksi tahun lalu sebanyak 26.000 ton," harapnya.

Dimana, pembinaan teknis terus dilakukan di setiap Kabupaten/kota penghasil ikan dan udang. Selain itu, yang sifatnya informasi perbaikan akan disampaikan dan pemberian kredit usaha pada petani skala kecil sehingga bisa mengembangkan produksi budidayanya."Pelaku usaha skala kecil selalu terkendala modal dan ini menjadi prioritas utama pemerintah membantu dalam meningkatkan produksi termasuk udang," pungkasnya. (MB)

Berita Pertanian : Pasca Merapi, Pasokan Susu Turun


SLEMAN. Pascaerupsi Gunung Merapi pasokan susu ke sejumlah perusahaan melalui Koperasi Usaha Peternakan dan Pemerahan Kaliurang macet akibat turunnya produksi susu sapi perah hasil budidaya warga lereng Gunung Merapi.

"Saat ini produksi susu tiap hari menurun tajam dari sebelum erupsi Merapi sebanyak 6.000 liter kini hanya mencapai 900 liter saja dan hanya dijual ke sesama koperasi susu," kata Ketua Koperasi Usaha Peternakan dan Pemerahan (UPP) Kaliurang Sokimun, Kamis (10/2/2011).

Menurunnya populasi sapi akibat mati terkena erupsi membuat usaha peternakan sapi perah sampai saat ini tidak dapat berjalan sebagaimana diharapkan.

"Hasil perahan susu dari anggota kelompok ternak yang akan disetor ke perusahaan sebelumnya melalui proses penampungan dan pendinginan menggunakan empat unit alat pendingin susu segar (Cooling Unit), karena produksi sekarang ini sangat minim, keempat alat tersebut tidak difungsikan dan susu perahan hanya dijual ke sesama koperasi," katanya.

Dengan kapasitas produksi yang minim jika diproses sendiri rugi, karena biaya operasional termasuk listrik dan lainnya cukup tinggi sehingga untuk sementara pasokan ke perusahaan dihentikan.

"Anggota koperasi yang sudah aktif kini hanya mampu memproduksi sekitar 900 liter per hari, padahal untuk menyetor ke perusahaan kapasitas produksi minimal harus memiliki stok pasokan 3.000 liter per hari," katanya.

Sokimun mengatakan, untuk mencapai 3.000 liter saat ini harus menunggu tiga hingga empat hari, padahal penundaan pengiriman dapat mengakibatkan penurunan kualitas susu.

"Sebagai antisipasi kerugian yang lebih besar, hasil perahan terpaksa dijual langsung meskipun harga tiap liter susu lebih murah dibanding harga bila dijual di perusahaan," katanya.

Ia mengatakan, selain itu dua unit mobil tangki yang sebelumnya untuk operasional juga tidak difungsikan karena keterbatasan produksi.

"Karena itu bantuan modal usaha dan penambahan populasi masih sangat dibutuhkan agar usaha budidaya sapi perah di lereng Gunung Merapi ini bisa kembali pulih," katanya. (kompas)

Berita Pertanian : Musnahnya Burung Picu Punahnya Tanaman

Jakarta. Musnahnya spesies burung di dunia berdampak dengan rusaknya tanaman karena banyak tanaman yang bergantung pada burung untuk penyerbukan dan penyebaran bibit mereka.

Masuk akal jika populasi burung menurun akan berdampak pada spesies tanaman seperti musnahnya dua burung jenis bellbird (Anthornis melanura) dan stitchbird (Notiomystis cincta) di suatu semak belukar di North Island, Selandia Baru.

Bunga semak Rhabdothamnus solandir bergantung pada kedua burung tersebut untuk penyerbukan. Dave Kelly dari Universitas Canterbury di Christchurch, Selandia Baru dan rekannya membandingkan tanaman di North Island dengan tanaman cagar alam yang dirawat baik di tiga pulau kecil dimana burung-burung tersebut hidup.

Dibantu Tangan

Tim peneliti telah menyerbuk 79 tanaman di seluruh North Island dan di tiga pulau tempat cagar alam. Kemudian membandingkan buahnya dengan buah dari bunga yang belum tersentuh di lokasi tersebut.

Sekitar 70 persen dari bunga di North Island dan pulau-pulau kecil menghasilkan buah lantaran dilakukan penyerbukan. Tanpa bantuan ini, hanya 22 persen bunga di North Island yang menghasilkan buah. Jelas jauh jika dibanding dengan 58 persen di pulau cagar alam.

Buah di North Island rata-rata lebih kecil dan, secara rata-rata, menghasilkan kurang dari 84 persen bibit dibanding buah di pulau-pulau kecil. Hal itu menjadi tanda bahwa benih mereka tidak diserbuki secara maksimal.

Pengurangan produksi benih dipengaruhi oleh populasi Rhabdothamnus solandri, karena terdapat sedikit tanaman muda di North Island dibanding di pulau-pulau kecil itu.

Masih Ada Waktu

Kelly yakin hal itu dikarenakan kurangnya penyerbukan oleh burung. Pengamatan di lapangan menunjukan burung mengunjungi hingga 80 persen bunga dimana bellbird dan stitchbird masih berkembang, tetapi hanya seperempat dari bunga itu ketika burung-burung telah menghilang.

"Kepunahan tanaman cenderung lebih lambat dari hewan, karena tanaman hidup lebih lama," kata Kelly.

"Kami punya waktu untuk mengatasi hal itu," katanya, seperti menghitung ulang populasi stitchbirds dan bellbirds di North Island. Dia memperkirakan bahwa Rhabdothamnus solandri dapat hidup lebih dari 150 tahun.

"Ini benar-benar menarik," ujar Martine Maron, seorang ahli ekologi burung di Universitas Queensland di Brisbane, Australia. Burung bertanggung jawab untuk penyerbukan sebagian besar tanaman berbunga, "masalah ini mungkin terjadi di seluruh dunia," katanya.

"Ini bukan hanya tentang kehilangan satu spesies dari muka bumi," tambah Maron dikutip New Scientist. "Kehilangan spesies kunci dari wilayah lokal dapat menyebabkan keruntuhan ekosistem."(ant)

Selasa, 08 Februari 2011

Lowongan Kerja Pertanian Pebruari 2011

1. PT. Gagah Putera Satria adalah perusahaan multi nasional berbentuk corporate yang bergerak secara konglomerasi dengan melakukan difersifikasi usaha dibidang Perkayuan (Woodbase Industries), Logging, Hutan Tanam Industri, Perkebunan Kelapa Sawit (Palm Oil Plantation), Pabrik Kelapa Sawit Palm Oil Factory, Produksi Kelapa Sawit (CPO), Pertambangan Batu Bara (Mining), Hotel, Galangan Kapal (Dockyard), Pertambangan Batu Bara (Mining), Persewaan Alat Berat, Persewaan Lahan Batu Bara(Stock pile), Serta Jasa Pengurusan Dokumen membuka kesempatan berkarier sebagai :

Assisten Afdeling (Kode A – Afd)
(Kalimantan Selatan – Banjarmasin)

Responsibilities:

  • Mempersiapkan / menyusun kebutuhan tenaga kerja bulanan dan harian, meminta kebutuhan barang / bahan dan alat, membuat peta kerja program pemeliharaan.
  • Melaksanakan pekerjaan sesuai pedoman kerja.
  • Mengoptimalkan potensi produksi.
  • Melakukan pengawasan aktivitas terhadap pekerjaan pemeliharaan rutin (land clearing,nursery) dan proses panen sesuai dengan prosedur dan persyaratan yang telah ditetapkan.
  • Membuat analisa data dengan metode dan alat yang sesuai dan menyampaikannya kepada manager untuk ditinjau dan disetujui.
  • Mengendalikan penanganan pemeliharaan dan panen sampai pabrik sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan.
  • Melakukan evaluasi terhadap pencapaian sasaran mutu pada setiap bulannya.

Requirements:

Pria

Umur maks 30 tahun

S1/DIII Pertanian Jurusan Agronomi, Ilmu Tanah

Berpengalaman pada jabatan yang sama minimal 2 tahun

Penempatan Sungai Danau

Kirimkan lamaran di sertai CV, copy ijazah, copy transkrip, foto berwarna segera email ke :

rekrutmen@gpsgroup.co.id



2. Citra Borneo Indah Group adalah sebuah group perusahaan swasta yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit terpadu yang berkantor pusat di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah. Dengan tim manajemen yang solid dan berdedikasi serta didukung oleh karyawan yang memiliki integritas dan semangat kerja yang tinggi, kami berkembang pesat sebagai perusahaan lokal daerah yang memiliki visi untuk menjadi perusahaan perkebunan yang terkemuka di Indonesia.

Sejalan dengan perkembangan perusahaan yang demikian pesat, kami membutuhkan beberapa tenaga keja sebagai berikut:


Asisten Kebun (Kode: AK)

Fungsi Pekerjaan:

  • Memimpin tim kerja lapangan yang terdiri dari beberapa mandor dan pekerja lapangan, untuk melakukan pekerjaan spesifik di lapangan, misalkan panen buah, perawatan tanaman, polinasi, dan lainnya.
  • Bekerja dengan target harian dan melapor kepada Assisten Kepala/Manager Estate.

Persyaratan :

  • Usia kurang dari 30 tahun dan berbadan sehat.
  • Minimal lulusan D3 Pertanian/Perkebunan dengan 2 tahun pengalaman setara, atau SMK Pertanian dengan 4 tahun pengalaman setara di perkebunan sawit.
  • Memiliki pengalaman sebagai Mandor Kebun.
  • Memiliki kemampuan untuk memimpin.
  • Ditempatkan di perkebunan/estate di wilayah Kalimantan Tengah.
  • Catatan: Lulusan baru S1/D3 Pertanian atau Perkebunan dipersilahkan mendaftar untuk dididik sebagai Trainee Asisten Kebun.

Peminat dapat mengirimkan Curriculum Vitae dengan melampirkan copy ijasah terakhir ke alamat sebagai berikut:

PT CITRA BORNEO INDAH
Jl. H Udan Said No.47, Pangkalan Bun
Kota Waringin Barat
Kalimantan Tengah – 74113
Up: Departemen SDM.

Atau email (hanya CV saja) ke: hrd@citraborneo.co.id

Hanya calon yang memenuhi syarat dan lolos seleksi administrasi yang akan diundang ke kantor pusat di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah.


3. APRIL (Asia Pacific Resources International Holdings Limited) is one of the leading players in the global fiber, pulp and paper industry. Headquartered in Singapore, APRIL has principal fiber plantations and manufacturing operations in Indonesia.
APRIL develops over 50,000 ha of sustainable acacia fiber plantations each year integrating environmental conservation and social responsibility with economic objectives under a mosaic plantations landscape concept. It owns and operates one of the world’s largest pulp and paper mill complexes. The industrial site in Pangkalan Kerinci in Riau, Sumatera includes modern pulp and paper mills, an integrated chemical plant, and a power plant that generates all the energy for the complex and nearby town.
The pulp mill, with one of the biggest single production lines in the world, has a design capacity of more than 2.3 million tonnes per year. The paper mill has one of the world’s fastest fine paper machines, running maximum speeds of over 1,500 meters per minute.
The capacity of paper mill is more than 750,000 tonnes per year. PaperOne™ is APRIL’s flagship brand and available in at least 56 countries worldwide. It is made of ECF pulp produced from 100% plantation fiber.
For further information on APRIL, please refer to: http://www.aprilasia.com

Assistant Trainee

Qualifications:

  • Bachelor Degree in Agriculture / Forestry / Fishery / Marine / Industrial / Civil Engineering / Environment / Health & Safety
  • Minimum GPA 2.75 (Scale 4.00)
  • Good command in English (passive)
  • Willing to undergo a training period of 9 months followed by 3 years bond period with the company
  • Willing to work in our sectors / estates

For anybody who is qualified and interested, please submit your complete resume to:

fiber_recruitment@aprilasia.com


4. PT Aladdin Indonesia

Location: Jakarta

Job : Assisten Manager

Requirement :
  1. University Graduate - Food Technology
  2. Good in English (Oral and Written)
  3. Computer Literate
  4. Having experience at least 5 (five) years in Food Industry
  5. Strong Leadership , trust worthy, dedicated, ability to think a head and team player
  6. Familiar with Plan Production, SOP, ISO, HACCP & GMP
Please send complete CV, Recent Photo, salary not later than 10 days to:
PT ALADDIN INDONESIA
Jl. Pulo Buaran IV Kav. J5-J6, Kawasan Industri Pulogadung
Jakarta 13930, Telp. 021-4614312

via email : hrdpta@yahoo.co.id


5. PT Kalimantan Prima Services Indonesia is a multinational company that leads a forestry industry (HTI), chip mills projects and operations in East Kalimantan . Due to rapid business expansion, currently we are seeking for the highly motivated professionals to strengthen our team in the following positions:

MANAGEMENT TRAINEE (MT)

The ideal candidate will be able to smart learn and understand of Forest Planning/Plantation/Administration activities in Hutan

Tanaman Industri (HTI) with strong computer and organizational skills.

Requirements:

  • Age, Max. 25 years old.
  • Bachelor Degree in Agriculture or Forestry, Min GPA 2,75.

GENERAL REQUIREMENTS:

  • English and computer literate.
  • High motivation, trustworthy, discipline, teamwork, dynamic with good personality
  • Willing to work at Site Forestry, East Kalimantan .

Submit your application letter, comprehensive CV with recent photograph, and related certification in Ms 2003 or PDF version before 10th March 2011 to HRD Department of PT KPSI: recruitment@pacific-fiber.com or recruitment@kalimantan-prima.com PO BOX 570 East Kalimantan 76114. Please put the position code on e-mail subject or top right of the envelope and quote your salary expectation in your application letter. Only short listed candidate will be invited for test and or interview.




Berita Pertanian : Pemerintah Beri Petani Uang Tunai


Zubaedah (35), petani di Desa Manggahang, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, memanen padinya yang terendam banjir.

JAKARTA. Pemerintah memastikan bantuan bagi petani yang mengalami puso atau gagal panen tahun 2011 diberikan dalam bentuk pupuk, benih, dan uang tunai. Bantuan uang tunai tersebut diberikan sekadar mengganti uang tenaga tanam yang telah dikeluarkan oleh petani.

"Jadi sifatnya hanya membantu, ini bukan ganti rugi, sehingga belum tentu menutup seluruh kerugian yang dialami petani akibat kegagalan panen itu," ujar Wakil Menteri Pertanian Bayu Krisnamurthi di Jakarta, Rabu (9/2/2011).

Menurut Bayu, nilai total bantuan uang tunai yang disiapkan pemerintah adalah Rp 2 juta. Ini merupakan dana cadangan fiskal yang dialokasikan untuk kondisi darurat semata dalam APBN 2011.

"Jadi ini adalah dana yang kami harapkan tidak akan pernah dipakai, hanya berjaga-jaga. Dana Rp 2 juta itu hanya untuk anggaran bantuan tunainya saja, sedangkan bantuan pupuk dan benih dialokasikan dari anggaran terpisah," ujarnya.

Dasar hukum pendistribusian bantuan tunai ini ditetapkan dalam sebuah instruksi presiden (Inpres) yang sudah difinalisasi, tinggal menunggu tanda tangan presiden. Mekanismenya adalah setiap pemerintah daerah harus melaporkan adanya gagal panen di wilayahnya kepada pemerintah pusat.

"Jadi daerahlah yang mengawasi dan mengklarifikasi terjadinya puso. Kami belum menentukan besaran ganti ruginya. Yang jelas belum tentu sama besarnya dengan BLT (bantuan langsung tunai yang pernah disalurkan pada tahun 2006 sebagai bantalan untuk menjaga daya beli masyarakat yang tertekan akibat kenaikan harga BBM pada tahun 2005)," kata Bayu.

Berita Pertanian : Program Cetak Sawah akan Digulirkan

Jambi. Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Propinsi Jambi, akan menggulirkan program cetak sawah seluas 400 hektar pada 2011.
Dihubungi di Kualatungkal, Ibu Kota Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Selasa (8/2), Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Hortikultura Kabupaten Tanjung Jabung Barat Amdani mengatakan, cetak sawah tersebut akan masuk dalam program bantuan sosial khusus petani. "Mulai awal tahun ini kami sudah cek beberapa lokasi dan sosialisasi langsung kepada masyarakat," ujar Amdani.

Dia menjelaskan, program tersebut akan digulirkan dengan mengirim langsung dana bantuan kepada masing-masing rekening kelompok petani yang berhak menerima. "Pencetakan sawah akan disesuaikan dengan usul petani. Dalam pengerjaannya akan diiringi oleh pendamping dari Dinas Pertanian. Jumlah keseluruhan mencapai 400 hektar," jelasnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, ada beberapa kriteria kawasan yang akan diubah menjadi lahan sawah baru. Salah satunya adalah status lahan yang tidak ada masalah atau dalam sengketa. Lahan tersebut juga layak untuk ditanami padi. (ant)

Berita Pertanian : Mengintip Warung Roti Bakar Beromzet Ratusan Juta

SHUTTERSTOCK Ilustrasi

Bandung. Bisnis roti bakar memang sudah biasa. Namun, belum tentu bisa bertahan lama. Madtari merupakan salah satu warung roti bakar yang cukup tua. Sejak 1999 hingga kini, Madtari masih memiliki pelanggan setia di Dago. Meski cuma warung roti bakar, Madtari bisa mencetak omzet ratusan juta.

Roti Bakar Edi boleh saja menjadi pilihan anak muda Jakarta menyantap roti di malam hari. Tapi di Bandung, Madtari bisa dibilang menjadi pilihan pertama untuk melahap roti bakar.

Madtari mengklaim sebagai roti bakar satu-satunya di Kota Kembang yang menggunakan selai blueberry. Menu roti spesial dengan campuran selai blueberry, kacang, dan taburan meses coklat membuat rasa roti bakar terasa asam manis.

Tidak hanya itu, rasa gurih dan asinnya didapat dari taburan keju yang menutup seluruh tumpukan roti. Pilihan lain adalah rasa roti keju susu dengan pelbagai macam pilihan rasa, seperti susu, coklat, kacang, dan roti rasa asin. Roti bakar rasa asin, yakni, roti dengan serutan keju pada tumpukan roti yang telah dibakar dengan taburan garam.

Makin larut malam, makin ramai pula pengunjung roti bakar Madtari di Jalan Dr. Oten 11, Dago. Salah satu kelebihan nongkrong di Madtari, selain santapan roti bakarnya, parkir dan tempatnya yang luas. Tidak perlu takut kehabisan tempat. Tak hanya memanfaatkan garasi gedung kuno berarsitektur gaya Belanda, setiap ruangan atau kamar telah disulap dengan kursi-kursi panjang berikut dengan meja. Tapi, dekorasi Madtari memang terbilang minim, tidak ada yang istimewa di warung roti bakar yang telah berdiri sejak tahun 1999 ini.

Menurut Manajer Madtari David Maidy, konsep layaknya warung kopi tetap dipertahankan. "Konsep seperti inilah yang membuat para pengunjung betah," kata David. Ia menambahkan, Madtari yang telah tiga kali berpindah tempat sudah terkenal sebagai roti bakar rakyat di Bandung.

Maksud roti yang merakyat: harga murah dan tempat yang apa adanya di pinggir jalan. Tengok saja, harga aneka roti mulai dari Rp 5.000 hingga Rp 13.000 untuk menu spesialnya. Bosan dengan santapan roti, pisang bakar bisa jadi pilihan.

Pisang dibakar kemudian dilumuri selai sesuai selera dan tentu saja sebagai ciri khas dari Madtari, yaitu taburan kejunya. Harga pisang mulai dari Rp 6.000 hingga Rp 10.000 per porsi. Jika malam telah tiba dan udara kian dingin, santapan yang lebih hangat kerap menjadi pilihan.

Misalnya saja, mi instan dengan telur plus minuman yang dapat menghangatkan tenggorokan. Wedang jahe kencod boleh jadi pilihan karena sudah pasti, selain dapat menghangatkan tubuh, juga mampu mengusir pusing. Harganya sudah pasti aman di kantong, mulai Rp 5.000 sampai Rp 11.000.

Menyasar konsumen kalangan pelajar dan mahasiswa sebagai pelanggan, Madtari sukses meraup untung yang cukup wah. Setiap hari, Madtari menghabiskan 500 kg pisang dan 200 tangkup roti.

Di bulan biasa, omzet Madtari mencapai Rp 150 juta per bulan. Ketika musim libur, Madtari mampu mencapai omzet Rp 200 juta. Pendapatan yang besar ini didukung dengan pelayanan prima selama 24 jam.

"Meski makin banyak roti bakar di Bandung tapi Madtari tetap menjadi pilihan karena kami melayani dengan sungguh-sungguh." tutur David yang setahun belakangan ini mengaku, bisnis roti bakar kepunyaan pamannya ini kian pesat setelah berpindah tempat.

Dua cabang Madtari lainnya berlokasi di Dago, tepatnya Jalan Teuku Umar dan Jalan Suci. David bilang, tahun ini, Madtari hendak ekspansi ke Tasikmalaya.

Berita Pertanian : Kemitraan Budidaya Jamur
























Seorang warga memperlihatkan jamur tiram hasil budidaya yang siap dipanen saat dipamerkan pada acara program kemitraan untuk pengembangan masyarakat mandiri yang didukung oleh Frisian Flag Indonesia (FFI) di Kelurahan Gedong, Jakarta Timur, Selasa (8/2). Program kemitraan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan FFI dengan melakukan dukungan bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat termasuk pelayanan kesehatan dan pendidikan, dan pembiayaan posyandu, pemeliharaan lingkungan dan pemberdayaan ekonomi rakyat. (ant)

Berita Pertanian : Pasar Malaysia Minati Jamu Indonesia

Kuala Lumpur. Peminat produk jamu buatan Indonesia di negeri jiran Malaysia terus meningkat baik dari kalangan bawah, menengah hingga atas karena dinilai berkhasiat bagi kesehatan, harga yang kompetitif serta kian mudah dikonsumsi para penggunanya.

"Masyarakat Malaysia sudah semakin akrab dengan produk jamu buatan Indonesia,` kata Direktur Utama PT Sari Sihat (M) Sdn Bhd, Soepie Haji Ali, selaku distributor utama Jamu Air Mancur saat dihubungi di Kuala Lumpur, Senin.

Menurut dia, masyarakat Malaysia khususnya dari kalangan menengah ke atas kini semakin tertarik terhadap produk resep tradisional tersebut. Ini sejalan dengan perkembangan teknologi maka produk yang ditawarkan kian mudah untuk dikonsumsi.

`Konsumen semakin banyak pilihan dalam mengkonsumsi jamu yang mereka sukai. Mau minum dalam bentuk cair, serbuk, kaplet ataupun tablet. Jadi, konsumen tinggal pilih yang disukai," kata Soepie dengan menjelaskan Air Mancur sudah masuk ke Malaysia sejak 1980.

Animo masyarakat Malaysia terhadap produk-produk alamiah semakin tinggi termasuk untuk perawatan kesehatan bagi kalangan ibu-ibu baik sebelum dan setelah persalinan serta kesehatan untuk para bayinya.

"Permintaan untuk pil bersalin ataupun minyak telon untuk bayi terus meningkat," kata direktur pemasaran PT Sari Sihat, Kandi Rahayu Asih dengan menyebutkan bahwa saat ini produk air mancur sudah meluas hingga ke seluruh wilayah Malaysia.

Di Kuala Lumpur, khususnya di kawasan Chow Kit, banyak terdapat kedai-kedai yang menyediakan aneka produk jamu termasuk yang diproduksi oleh sejumlah perusahaan jamu di Indonesia.

Bahkan, di sebagian kedai tersebut juga menyediakan tempat untuk bisa langsung minum jamu. "Biasanya orang Indonesia ataupun Malaysia yang minum di sini, jamunya dicampur dengan telor dan madu," kata Siti, penjaga sebuah kedai di kawasan Chow Kit.

Dikatakannya, saat ini, aneka produk Air Mancur yang telah diluluskan oleh Kementerian Kesehatan Malaysia mencapai 35 jenis dan diharapkan jumlahnya terus bertambah.

"Kami punya 100 jenis produk dan baru 35 jenis yang diluluskan. Ke depan kami berharap semakin banyak jenis yang diluluskan oleh pemerintah Malaysia untuk diedarkan di negeri ini," ungkapnya.

Sementara itu, jumlah ekspor aneka produk jamu Air Mancur tiap bulannya mencapai satu kontainer dengan nilai sekitar Rp1,5 miliar.

"Jika melihat perkembangan permintaan konsumen baik dari masyarakat Malaysia ataupun dari warga Indonesia yang bekerja di sini, kami berharap jumlah dan nilai penjualannya bisa ditingkatkan," kata Kandi. (ant)

Berita Pertanian : Pangkalpinang Rawan Pangan

Pangkalpinang. Kota Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung (Babel), termasuk daerah rawan pangan, karena 100 persen ketersediaan pangan beras dipasok dari Pulau Jawa dan Sumatera, sementara tingkat kosumsi warga mencapai 45 ton per hari.

Kepala Kantor Ketahanan Pangan Kota Pangkalpinang, Sukamto di Pangkalpinang, Rabu menyatakan, kondisi rawan pangan ini disebabkan kurang suburnya lahan sehingga pertanian padi dan jagung belum ada, sementara tanaman jenis ubi juga terbatas.

"Ketersediaan beras sebagai kebutuhan pokok warga rawan dan bisa terjadi kelangkaan apabila tersendatnya pasokan beras dari daerah sentra produksi beras dan memburuknya cuaca di perairan Babel yang mengakibatkan tidak beroperasinya kapal laut angkutan barang," ujarnya.

Ia menjelaskan, jumlah penduduk Kota Pangkalpinang mencapai 168 ribu jiwa dan rata-rata mengkosumsi satu hingga dua kilogram beras perhari, sehingga paling tidak dibutuhkan 45 ton beras per hari untuk kelangsungan hidup mereka.

Ia mengatakan, ketersediaan beras cukup mengkhawatirkan karena tingginya tingkat kosumsi beras warga seiring beras merupakan makanan pokok yang harus ada dan dikosumsi warga.

"Kita cukup mengkhawatirkan persediaan beras, karena beberapa daerah sentra produksi beras di Jawa dan Sumatera mengalami gagal panen akibat perubahan cuaca yang cukup ekstrem terhadap ketersediaan pangan di Pangkalpinang," ujarnya.

Untuk mengantisipasi kondisi rawan pangan khususnya beras, kata Sukamto, warga diimbau mengkosumsi pangan lokal seperti ubi kayu, ubi jalar, ketela dan lainnya sebagai makanan sampingan yang sehat dan mengurangi ketergantungan beras apabila terjadi kelangkaan beras tersebut.

"Kami mengharapkan warga untuk mengkosumsi ubi kayu, ubi jalar sebagai pengganti beras dan makanan sampingan untuk mengurangi kosumsi beras," ujarnya. (ant)

Berita Pertanian : Kombinasi Wisata Agro


SISA LONGSOR. Air terjun Lembang Saukang yang dahulu memiliki tujuh tingkat, kini tersisa tiga tingkat pascalongsor 2006 lalu. Lembang Saukang salah satu objek wisata andalan Sinjai.


LEMBANG
saukang tidak hanya menawarkan keindahan air terjun berarus deras dan tempat permandian semata. Objek pariwisata ini alam ini juga menawarkan wisata agro kepada wisatawan domestik maupun mancanegara.

Daerah Tellulimpoe merupakan kawasan pengembangan buah-buahan dan perkebunan. Tanaman seperti cengkih, cokelat, vanili, hingga merica bisa dicari di sini. Hampir di sepanjang perjalanan dijumpai sederetan lahan perkebunan buah. Desa Sukamaju, tempat air terjun Lembang Saukang berada juga penghasil durian besar atau durian montong.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sinjai, Yasin Amin mengatakan, Pemkab Sinjai telah merancang RIPPDA untuk memaksimalkan kawasan Lembang Saukang. Melalui rencana induk pengembangan pariwisata daerah diharapkan potensi air terjun Lembang Saukang dan wisata agro lebih maksimal. Wisatawan tidak hanya berkunjung ke objek wisata di satu daerah saja, tetapi juga menikmati tujuan pariwisata alam di daerah lain.

"Dengan program ini, wisatawan yang datang ke Bantaeng, juga akan berkunjung ke Sinjai, begitu sebaliknya," kata Yasin.

Pembenahan infrastruktur jalan dan penataan kawasan obyek wisata mulai dilakukan. Menurut Yasin, pembenahan dilakukan secara bertahap karena keterbatasan anggaran. Pemkab Sinjai berharap, objek wisata alam air terjun Lembang Saukang dilirik investor yang berniat mengembangkan pariwisata alam di Sinjai.
(Fajar)

Berita Pertanian : Wanginya Untung dari Kemangi

Mungkin tak semua orang mengenal kemangi, karena memang jenis sayuran yang satu ini tidak begitu familiar di tengah masyarakat khususnya masyarakat Sumatera Utara (Sumut). Apalagi untuk mengonsumsinya dalam sehari-hari. Mungkin karena oramanya yang lumayan tajam.
Beda dengan masyarakat Sunda yang memang menyukai lalapan dan kemangi salah satu jenis sayuran yang mereka sukai. Namun, untuk saat ini kemangi sepertinya mulai banyak dilirik para pengusaha kuliner. Dan, itu pula yang menjadi salah satu faktor pendorong bagi Siti Aisyah untuk mengembangkan jenis sayuran tersebut.

Di atas lahannya yang hanya berukuran tiga rante atau sekitar 1.200 meter per segi, Siti Aisyah br Karokaro mengembangkan tanaman kemangi. Dan, komoditasnya itu sudah dikembangkannya sejak tujuh bulan yang lalu. "Kemangi tidak sulit ditaman begitu juga dengan perawatannya sangat mudah. Karena kemudahan itulah saya memilih kemangi untuk dikembangkakn apalagi sekarang pasarannya mulai banyak," aku Siti pekan lalu di kediamannya Jalan Kelambir V Gang Bilal Kelurahan Tanjung Gusta Medan.

Diakuinya, prospek keuntungan terlihat cerah dengan semakin berkembangnya usaha rumah makan yang menyediakan menu ayam penyet. Seperti diketahui, daun kemangi selalu menjadi pelengkap menu ayam penyet dan makanan sejenis lainnya.

Meski hanya memiliki luas lahan tiga rante tidak membuat perempuan berusia 40 tahun ini mengembangkan tanaman kemangi. Dari lahan tersebut, ia bisa mendapatkan sekitar 2.000 batang tanaman kemangi. Dan, bila musim panen tiba, ia bisa mendapatkan sekitar 200 ikat batang kemangi per hari. Masing-masing ikat berisi enpat batang kemangi dan itu dijualnya seharga Rp 1.000 per ikat.

"Panennya setiap hari, sekali menjual sekitar 200 ikat kemangi ke pedagang pasar Kampung Lalang Medan. Harga 4 batangnya hanya Rp 1.000. Jadi, perharinya saya bisa mengantongi uang sebesar Rp 50.000 dari penjualan kemangi tersebut," akunya.

Untuk permintaan daun kemangi, Siti mengakui tidak begitu sulit mendapatkan pembeli. Sebab ia hanya menjual daun kemanginya kepada pedagang di satu pasar saja sehingga uang Rp 50 ribu langsung bisa dibawanya pulang.

"Kalau mengikuti permintaan, setiap hari kami bisa mengutip dari tanaman yang sudah panen. Apalagi kalau di akhir pekan, permintaan daun kemangi banyak dan ini bisa dimanfaatkan mendapatkan uang lebih banyak lagi," jelasnya.

Ia yang memiliki lahan di Pasar IV Kelambir V Medan ini, awalnya mendapatkan bibit kemangi dari kampung halamannya di Kabupaten Dairi pada Juni 2011 lalu. Meski terjadi perubahan dalam memelihara tanamannya yakni harus sering menyiram air pada tanaman, daun kemangi juga harus benar-benar diperhatikan dari serangan ulat dan belalang yang dapat membuat daun busuk atau berlubang-lubang.

"Kalau di Dairi, tanaman kemangi dibiarkan saja sudah bisa tumbuh, tidak terlalu diperhatikan sekali, namun tidak ada pemasarannya. Tapi kalau di sini (Medan-red), kami sering menyiram tanaman agar terhindar dari kekeringan. Mungkin karena berubah iklim dan datarannya," jelas Siti.
Memang, lanjut dia, keuntungan dari menjual kemangi tidak banyak. Sebab, untuk panen kemangi membutuhkan waktu sekitar 6 minggu setelah sebelumnya biji disemai selama 2 minggu dan kemudian batang ditanami kembali. "Hanya butuh modal untuk beli pupuk untuk awal tanam dan obat semprot bila terdapat serangan hama. Tanaman ini tidak perlu modal yang banyak dan perawatan juga tidak terlalu sulit," jelasnya.

Untuk bibit, ibu tiga orang anak ini tidak harus membeli atau mengambil di kampung halamannya untuk tiap kali menanam. Tapi bisa diperoleh dari tanaman kemangi yang sengaja dituakan usianya untuk mendapatkan biji dan selanjutnya disemai kembali. "Jarang ada yang menjual bibit kemangi. Mungkin karena memang jarang yang mencari dan lagian bisa didapatkan dari biji tanaman sebelumnya," ucap Siti.

Menurutnya, keuntungan bisa saja diperoleh lebih banyak, asal lahan dapat diperluas. Keinginan mengembangkan tanaman kemangi dan memasarkannya diseluruh pasar Kota Medan sudah ada, tapi masih sulit dilakukan Siti karena terkendala modal membeli tanah.

"Lahan kebun yang kami pakai ini saja masih kami sewa pertahunnya. Kalau mau mengembangkan tanaman ini, maka perlu lahan yang luas lagi dan kami tidak memiliki modal untuk itu. Keuntungan dari menjual daun kemangi sekarang, ya cukup untuk menambah biaya kehidupan sehari-hari dan biaya sekolah anak-anak," imbuhnya seraya menambahkan suaminya hanya bekerja sebagai sopir Angkutan Umum.

Kondisi minimnya lahan, ternyata tidak membuat semangat Siti berhenti mengembangkan tanaman kemangi. Karena diketahuinya, permintaan pasar terhadap daun kemangi masih besar, apalagi dengan manfaatnya daun kemangi yang begitu banyak.

Seperti di Cina, kemangi biasanya dapat digunakan sebagai obat infeksi, sakit perut, gigitan ular, serangga, obat demam dan kanker. Bahkan banyak negara lainnya yang juga memanfaatkan tanaman ini sebagai obat tradisional.

Namun sampai saat ini belum banyak petani yang mengusahakan kemangi dalam skala besar, paling hanya di sepetak tanah saja. Ini dikarenakan nilai komersial sayur kemangi memang masih rendah.

"Harga jualnya relatif murah meski budidayanya juga cukup mudah," pungkas Siti.

Kemangi (Ocimum canum) yang banyak diusahakan adalah jenis lokal yang belum jelas nama/varietasnya. Penampilan tanaman ini cukup rimbun. Daunnya berwarna hijau muda. Bunga putih kurang menarik. Bila dibiarkaran berbunga maka pertumbuhan daun lebih sedikit dan tanaman cenderung cepat tua dan gampang mati.
Sebagai bagian dari keluarga selasih, kemangi dapat mengandung estragol, senyawa yang diketahui karsinogen (pemicu kanker) pada mencit. Walaupun pengujian efek pada manusia belum dilakukan, penggunaan berlebihan selayaknya dihindari.

Dan, hampir semua wilayah di Indonesia dapat ditanamai kemangi, karena syarat tumbuh tanaman ini tidak terlalu rumit. Dengan toleran terhadap cuaca panas maupun dingin, kemangi dapat dikembangkan di daerah dataran tinggi dan juga rendah meski nantinya akan terdapat perbedaan warna pada daun kemangi.

"Kalau di dataran tinggi, biasanya daun yang dihasilkan lebih hijau dibandingkan dengan yang ditanam di dataran rendah. Tapi tetap masih bisa tumbuh dengan rasa dan aroma yang sama," jelas Siti.

Untuk unsur tanah, memang diakuinya harus bersifat asam serta bila ada perbedaan iklim hanya mengakibatkan penampilan tanaman sedikit berbeda. Kemangi yang ditanam di daerah dingin seperti di kampungnya Kabupaten Dairi, menurut Siti memiliki daun yang lebih lebar dan lebih hijau. Sedangkan kemangi yang ditanamnya di daerah datarang rendah (Medan) memiliki daerah panas daun yang dihasilkan lebih kecil, tipis, dan berwama hijau pucat.

Menurut Siti, benih kemangi dapat diperbanyak dengan bijinya. Biji diperoleh dari buah kemangi yang masak di batang dengan ciri biji yang tua berwama hitam dan kering. Biji kemangi harus disemai terlebih dahulu sebelum ditanam selama 2 minggu. Tanah untuk persemaian diolah hingga gembur dan telah dicampur dengan pupuk urea.

Setelah itu, biji dapat ditaburkan dan ditutupi dengan lapisan tanah tipis-tipis. "Untuk tanaman yang sudah tumbuh di persemaian dan akan ditanam kembali di lahan, kalau bisa jangan terlalu rapat jaraknya dan biasakan mencabut tanaman yang lemah atau pertumbuhannya terganggu," jelasnya.

Penanaman kemangi biasanya ditanam dalam bedengan-bedengan yang berukuran 1-1 meter per segi dengan panjang sesuai ukuran lahan. Sebelum penanaman, bedengan diberi pupuk. "Jarak tanam kemangi jangan rapat atau bisa dengan ukuran 50 x 50 cm atau 60 x 60 cm. Lubang tanam dibuat kecil saja, yang penting tanaman muda bisa masuk dan tidak sesak," jelasnya.
Untuk pemeliharaan tanaman muda yang sudah di lahan, ungkap Siti perlu dicek apakah tumbuh dengan baik. Bila ada serangan ulat atau belalang yang dapat merusak daun kemangi, biasanya ia melakukan penyemprotan.

"Tapi cuma sekali dalam seminggu dan tidak banyak dilakukan penyemprotan. Serangan hama terhadap daunnya ini yang memang sangat diperhatikan karena sensitif terhadap gangguan. Kalau daunnya jelek atau berlubang, banyak yang tidak mau membeli," katanya.

Lebih jauh Siti menjelaskan, kemangi perlu mendapat tambahan pupuk yang banyak mengandung nitrogen, sepeni Urea. Unsur ini penting untuk merangsang pertumbuhan daun kemangi secara terus-menerus. Pemupukan pertama dilakukan saat tanaman berumur 3 minggu dan pemupukan kedua saat tanaman berumur 5 minggu.

"Memang hama dan penyakit yang menyerang tanaman kemangi sangat sedikit. Bahkan petani kemangi sangat jarang melakukan penyemprotan insektisida. Penyemprotan ini harus dihindari karena dikhawatirkan residunya masih tertinggal di daun yang dipanen rutin," ungkapnya.
Meskipun demikian, kata Siti, bila ditemukan ulat yang menyerang daun kemangi dalam jumlah besar, dapat dilakukan pengendalian dengan insektisida.

Untuk masa panen dapat dilakukan setelah tanaman berumur sekitar 6 minggu setelah ditanam. Dan, daun kemangi sudah bisa dipetik pada daun-daun muda seperti melakukan pemetikan pucuk teh. Pemetikan akan merangsang pertumbuhan cabang-cabang baru yang memungkinkan lebih banyak tunas baru tumbuh. Tunas-tunas baru ini dapat dipanen pada periode panen berikutnya. Panen pucuk kemangi dapat dilakukan hingga tanaman berumur tua.

"Kalau ingin mengambil biji nya, bisa memisahkan tanaman yang khusus untuk diambil bijinya sebagai bibit. Dengan cara ini, tanaman yang hendak diambil pucuknya tak terganggu produktivitasnya. Biasanya kemangi dipetik sepanjang 15 cm dan untuk dipasarkan disatukan dalam ikatan kecil berisi 4 batang saja," tutur Siti.

Kemangi bukanlah tanaman yang asing bagi masyarakat Indonesia. Tumbuhan ini relatif mudah dijumpai, bisa di halaman rumah, kebun, ladang bahkan di pinggir jalan. Namun kebanyakan orang hanya tahu kalau kemangi cocok digunakan sebagai lalapan, atau campuran masakan sayur pepes, karedok atau lalapan mentah dan lalap dalam menu ayam penyet.
Padahal kemangi dapat juga digunakan sebagai pengobatan segala penyakit. Dengan mengandung banyak senyawa yang berkhasiat bagi tubuh.

Selain ingin mencari keuntungan dari menanam dan memasarkan kemangi, namun Siti mengakui manfaat kemangi masih sangat banyak. Konon dipercaya, kemangi dapat memperpanjang masa hidup sperma, mencegah kemandulan dan menurunkan kadar gula darah. Kemangi juga kaya akan beta karoten dan magnesium, mineral penting yang berfungsi menjaga dan memelihara kesehatan jantung.

Kemangi merupakan salah satu tumbuhan sayuran yang mempunyai aroma yang khas. Apalagi kalau daunnya dipadukan sebagai pengharum dan penyedap sambal terasi. Jelas akan menambah selera makan.

Kandungan dan manfaat daun kemangi mempunyai daya penenang dan mengeluarkan gas-gas dari tubuh. Daunnya juga sering dipakai untuk bumbu hidangan daging ataupun ikan. Kemangi juga mengandung zat minyak atsiri, protein, kalsium, fosfor, besi, belerang, dan lain-lain.

Untuk bagian tumbuhan yang dapat digunakan yakni daun, biji dan akar. Ini berguna mengatasi penyakit-penyakit. Untuk bau badan dan bau keringat misalnya, dengan menumbuk halus daun, biji dan akar kemangi secukupnya lalu diseduh dengan air panas sebanyak 1 gelas. Air seduhan tadi disaring lalu ditambahkan gula secukupnya lalu diminum pada pagi dan malam hari. Sedangkan untuk menghilangkan bau mulut dan badan lesu, daun kemangi dapat dimakan langsung sebagai lalapan.

Ditinjau dari nilai gizi dan manfaatnya sungguh luar biasa. Dahulu di kalangan orang tua zaman dahulu, daun kemangi dicampur dengan bawang merah dan minyak telon, sering digunakan untuk mengatasi perut kembung atau masuk angin. "Cukup dengan meremas daun yang sudah dicampur minyak telon dan mengoleskannya pada bagian perut, dada dan punggung," jelas Siti.

Bahkan katanya, kemangi juga sangat berkhasiat bagi organ seksual pria dan wanita. Kemangi diyakini dapat mengatasi ejakulasi dini pada pria dan dapat mempermudah ereksi. Sedangkan untuk wanita, kemangi diyakini dapat membunuh jamur penyebab keputihan dan mampu merangsang pematangan sel telur serta dapat menunda monopause. "Tapi memang sudah jarang yang mau menggunakan kemangi untuk pengobatan seiring berkembangnya zaman dan teknologi," tuturnya. (MB)

Berita Pertanian : Anggaran Budidaya Perikanan Capai Rp 1 Triliun

Jakarta. Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad mengatakan, anggaran untuk sektor perikanan budi daya mencapai Rp1 triliun pada 2011 meskipun sejumlah pihak menilai anggaran budi daya tidak mungkin mencapai jumlah itu.
"Pada 2011 kami mendapat anggaran Rp1 triliun untuk budi daya," kataFadel dalam diskusi "Outlook Perikanan 2011" di Jakarta, Senin(7/2).

Fadel mengungkapkan, beberapa pihak bahkan di dalam jajaran Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menganggap anggaran itu tidak mungkin diperoleh karena biasanya hanya sekitar Rp200 miliar setahun.

Meski mendapat tantangan, Fadel tetap berupaya mendapatkan anggaran budi daya itu dengan membahasnya antara lain bersama DPR. Hal tersebut dilakukan karena sejak menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan, dirinya ingin produksi perikanan tangkap yang selama ini lebih besar bisa dibalik sehingga jumlah produksi perikanan budi daya yang menjadi lebih besar. "Saat ini mesti dimulai berpikir budi daya ikan adalah industri," katanya.

Sementara itu, Plt Dirjen Perikanan Budi Daya Ketut Sugema mengatakan, sejumlah kendala yang dihadapi dalam meningkatkan produksi perikanan budi daya adalah inflasi, harga pakan yang terus meningkat, perubahan iklim, isu lingkungan, dan permodalan atau akses kepada bank terhadap pembudidaya yang masih sulit.

"Peningkatan produksi dapat diwujudkan apabila terdapat ketersediaan dana, kesamaan derap langkah (pusat dan propinsi serta kabupaten/kota), komitmen bersama pemerintah dan pemangku kepentingan, dukungan pemasaran dan pengolahan, serta dukungan kementerian/sektor lain," kata Ketut Sugema.

Produksi perikanan 2010 mencapai 10,83 juta ton atau meningkat sebesar 10,29 persen dibanding 2009 yang sebesar 9,82 juta ton. Pada 2011, KKP menargetkan sasaran produksi ikan sebesar 12,26 juta ton atau meningkat 13% dari produksi 2010. (ant)

Berita Pertanian : Dunia Khawatir Hama Lalat Putih Raksasa

CISR.UCR.EDU Hama lalat putih raksasa (Aleurodicus dugesii)

Muni Muniappan, ahli serangga dan direktur Agency for International Development-funded Program di Virginia Tech menemukan adanya hama lalat putih raksasa (Aleurodicus dugesii) di Jawa Barat. Muniappan mengatakan, wilayah Jawa Barat merupakan wilayah Asia pertama di mana spesies hama ini terkonsentrasi dan berkembang biak.

Saat menemukan hama ini, Muniappan tengah menjalankan penelitian bersama tim ilmuwan dari Clemson University dan Institut Pertanian Bogor (IPB). Adapun beberapa ilmuwan yang terlibat adalah Aunu Rauf, profesor ilmu serangga dari IPB serta Gerry Carner dan Merle Shepard yang nmerupakan profesor ilmu serangga di Clemson University.

Muniappan mengatakan bahwa ia mengetahui keberadaan hama ini pertama kalinya di tepi jalan wilayah Cipanas. Sesaat setelah penemuannya, Muniappan mengambil sampel hewan itu dan mengirimkannya ke seorang spesialis taksonomi lalat putih di California Department of Agriculture. Hasil analisa membuktikan bahwa hewan itu benar lalat putih raksasa.

Lalat putih sendiri merupakan hama yang berasal dari Amerika tengah, menyerang tanaman berkayu dan berbunga, termasuk tanaman buah dan Hibiscus. Hama ini menyerang tanaman dengan menghisap nutrisi, kemudian meninggalkan senyawa kaya gula yang akan menjadi hitam seperti jelaga, menyebabkan tanaman tak bisa berfotosintesis dan akhirnya mati.

Nimfa hama ini tumbuh dari telur yang biasanya terletak di bagian bawah daun dan memilikilapisan lilin yang terlihat dari jauh. Konsentrasi hama jenis ini bisa menyebabkan kerugian besar dalam pertanian, seperti ketika hama menyerang ketela pohon di Afrika pada tahun 1980-an, mengakibatkan kerugian materi dan kelaparan.

"Kekhawatiran kami adalah, hama akan menyebar ke seluruh pulau di Indonesia dan negara tetangga di Asia Timur Laut dan Asia Selatan," kata Muniappan yang memimpin program kerja sama bertajuk Integrated Pest Management Collaborative Research Support Program. Jika telah menyebar, kerugian materi yang diakibatkan bisa tak terkira.

Muniappan mengatakan, memperingatkan pihak terkait dengan hasil penelitian ini bisa mencegah dampak bencana. "Ilmuwan di negara ini, dimana lalat putih raksasa belum tersebar luas harus mengambil langkah pencegahan. Misalnya bisa dilakukan dengan cara menginformasikan kepada publik dan karantina untuk mecegah dampak ekonomi serius," katanya.

Menurut Muniappan, langkah pencegahan dengan kontrol biologis, yaitu dengan mengintroduksi spesies yang menjadi musuh, merupakan langkah paling efektif dan mudah. Di Amerika Serikat saat ini telah ada dua spesies yang menjadi musuh hama ini, yakni Idioporus affinis and Encarsiella noyesii.

Diketahui, tanaman ornamental seperti poinsettia saat ini tengah dikembangkan di berbagai wilayah di Indonesia. jenis tanaman tersebut merupakan inang potensial hama ini. Dengan mengontrol persebaran hama tersebut, maka kerugian materi akibat serangan hama pada jenis tanaman tersebut bisa dicegah. (kompas)

Minggu, 06 Februari 2011

Sukses Dari Pelepah Pisang


Lamongan. Sebagian masyarakat masih menganggap pohon pisang tidak banyak nilai manfaatnya. Ini menyebabkan pelepah pisang belum banyak disentuh. Padahal, dari bahan baku ini bisa dihasilkan karya kerajinan yang unggul dan punyai nilai jual cukup tinggi.

Batang pisang atau pelepah pisang yang mudah didapatkan dan tak mengenal musim itu mengilhami H Romli (37) warga Dusun Pengaron, Desa Pangumbulandadi, Kecamatan Tikung, Lamongan, untuk memanfaatkan menjadi kerajinan.

Ketertarikannya mengolah pelepah pisang ini sebenarnya bukan kebetulan saja. Perajin tas yang sehari-hari berkutat dengan enceng gondok ini, memang tengah mencari bahan baku alternatif untuk pembuatan tas.
“Pasar kerajinan tas dari enceng gondok terus menurun pasarnya. Karena itu, saya mencoba mencari alternatif bahan baku yang mudah didapat dan harga yang murah,” terang Romli, yang mengaku telah mempertahankan usaha tas dari enceng gondok sejak 2000 silam.

Menurutnya, enceng gondok tidak mudah didapatkan. Biasanya hanya ada pada musim penghujan saja, selain pengolahannya terlalu susah. Beda dengan pelepah pisang, yang cara mendapatkannya juga lebih mudah.

Inisiatif mendesain tas dari pelepah pisang dimulainya sejak 2007. Pengalaman membuat tas dari enceng gondok, ia kembangkan ke bahan baku dari pelepah pisang. “Ternyata, peminat tas pelepah pisang lebih banyak dan berkembang,” tutur Romli, yang akhirnya mengurangi pembuatan tas dari enceng gondok dan dialihkan ke tas pelepah pisang.
Bukan hanya bahan baku yang beralih, perajin yang mendirikan Pengaron Craft ini, juga memanfaatkan tenaga kerja yang sebelumnya membantunya membuat tas dari enceng gondok. Bahan baku banyak dipasok dari warga sekitarnya yang mengambil dari Desa Pelang, Cekel dan Kalikapas.
Ingin praktis, ia hanya menerima pelepah pisang kering dengan harga Rp 1.500/kg. Namun jika musim penghujan, harganya meningkat hingga Rp 2.500/kg. “Kalau penghujan kan petani repot mengeringkan dan butuh waktu lama. Jadi wajar jika ada kenaikan harga saat musim penghujan,” ujar suami Nurhayati ini.
Pelepah pisang kering itu ia beli dalam kondisi bersih, tinggal menganyam dan membentuk tamparan. Besar kecilnya tamparan tergantung dari bentuk dan ukuran tas. Romli memang tidak menempatkan pekerja di rumahnya, tapi bahan baku diambil perajin selanjutnya dikerjakan di rumah masing-masing.

Mereka terbagi, penganyam 20 orang, 4 tukang jahit dan vanishing 4 pekerja. Cara kerjanya, sama dengan pembuatan tas dari enceng gondok. Bentuk tas sudah ditentukan sesuai ukuran yang terbuat dari kain, spon topi, busa angin dan juga benang.

Sementara 20 pekerja anyaman khusus mengerjakan anyaman pelapah pisang yang dibentuk menjadi bahan setengah jadi atau tamparan. Jahitan tas dan tamparan disetor para pekerja yang kemudian dikirim oleh Romli ke tenaga vanishing.

Di tempat ini, tamparan pelepah pisang dan spon, serta tas setengah jadi, dibalut atau dililitkan dengan anyaman pelepang pisang menggunakan lem dan sebagian dijahit. “Kalau perlu agar tampil lebih cantik, tas-tas itu ditambah borji berbagai ukuran dan warna,” jelas Romli.

Dulu kali pertama membuat, pelepah hanya berbentuk lembaran yang langsung ditempel. Tapi setelah dilinting menjadi berbentuk tamparan menghasilkan motif lebih bagus dan peminatnya lebih banyak.

Ia mengakui, tidak ada cara teknis mengawetkan pelepah pisang sebelum dianyam, hanya sebatas pengeringan dengan memanfaatkan sinar matahari. Sebenarnya ada cara pengawetan dengan bahan kimia, namun belum dicoba.
Hanya, para pemasok ‘diwajibkan’ setor pelepah pisang yang benar-benar sudah kering. Selama ini tidak ada pemasok yang mengelabuinya dengan setor pelepah masih setengah basah.
”Dari awal saya tekankan kalau masih belum kering betul akan saya kembalikan,” tegas bapak dua putra ini. Selain pelepah kering, untuk pengawetan biasanya disemprot dengan milamin untuk menghasilkan tas agar tahan jamur dan mengkilat.

Penggajian pada pekerja secara borongan, atau tergantung dari jumlah yang mereka kerjakan. Dengan harga tas bervariasi mulai Rp 15.000 hingga Rp 70.000, saat ini omzet yang berhasil dikantongi rata–rata mencapai Rp 20 juta per bulan.

Tas–tas cantik produksi Pengaron Craft hingga kini belum dipasarkan ke mancanegara. Pasalnya, Romli masih fokus memenuhi pesanan domestik. Hasil kerajinannya 70 persen di kirim ke Bali, selebihnya ke Bandung, Tarakan, Kalimantan dan Surabaya.

Tips Ampuh : Hapus Noda Gigi Menggunakan Apel dan Baking Soda

Mulai merasa risih dengan noda-noda jejak kopi atau teh pada gigi tetapi tak ingin datang ke dokter gigi dulu? Coba gunakan bahan-bahan yang ada di dapur saja dulu. Berikut ini tips dari Prevention.com mengenai cara-cara mengurangi noda pada gigi dengan bahan-bahan yang ada di dapur;

Renyah dan membersihkan
Bahan makanan, seperti apel, seledri, dan wortel ternyata selain bermanfaat bagi kesehatan dalam tubuh, tetapi juga punya kemampuan untuk membersihkan gigi. Bahan-bahan makanan ini sifatnya renyah dan punya efek membersihkan. Zat asam ringan dan astringent yang terdapat dalam bahan makanan ini dikombinasikan dengan daging yang agak kasar serta kaya serat membuatnya jadi makanan yang ideal untuk membersihkan gigi. Jadi, makin banyak alasan untuk makan makanan ini sesering mungkin. Tips ini disarankan oleh Jeff Golub-Evans, DDS, pendiri New York Academy of Cosmetic Dentistry.

Baking soda dan stroberi
Stroberi punya zat asam yang mampu mengoreksi sisa kopi dan minuman lain pada gigi. Mark Moyad, MD, MPH, dari University of Michigan Medical Center memberi rekomendasi untuk menggunakan campuran stroberi dan baking soda sebagai pembersih gigi alami. Caranya; hancurkan beberapa butir buah stroberi dalam mangkuk, tambahkan beberapa cubit baking soda dan sedikit air, aduk-aduk hingga membentuk pasta. Oleskan pada sikat gigi lalu gunakan dengan gerakan menyikat gigi selama beberapa menit. Gunakan setiap 3-4 bulan sekali karena campuran ini mengangkat kotoran bersama enamel. Jika terlalu sering bisa merusak gigi.

Berita Pertanian : Benih Jagung Hibrida P29 Tahan Penyakit Hawar Daun

Kabanjahe. Pioneer kembali menjawab tantangan dan keinginan petani jagung untuk mendapatkan jagung hibrida dengan mutu terbaik. Di awal tahun 2011 ini, Pioneer kembali meluncurkan varietas Jagung Hibrida terbaru P29 yang hasilnya jauh lebih baik dari jagung hibrida sebelumnya.
”Jagung hibrida dengan hasil sangat tinggi, selalu menjadi permintaan petani jagung dari waktu ke waktu. Di sisi lain, petani khususnya di daerah dataran tinggi juga mengharapkan jagung hibrida yang lebih tahan terhadap beberapa penyakit utama seperti hawar daun dan busuk tongkol, serta mempunyai perakaran yang kokoh dan batang yang kuat. Kombinasi keduanya akan menjamin hasil panen yang memuaskan bagi petani,” kata National Sales Manager PT DuPont Indonesia Tri Susetyo dalam rilisnya, Jumat (4/2).

Acara Peluncuran P29 Harimau di Desa Kacaribu Kabanjahe tersebut yang dihadiri oleh sekitar 2.500 petani jagung dari Kabupaten Karo, Dairi dan Simalungun.

Menurut Susetyo, Pioneer sebagai produsen benih jagung hibrida telah melakukan riset secara terus-menerus untuk memenuhi kebutuhan para petani jagung.

”P29 memiliki semua karakteristik jagung hibrida yang diinginkan petani, seperti hasil tinggi, tahan penyakit, serta memiliki batang dan perakaran yang kokoh. Khusus di daerah pertanaman dataran tinggi, P29 juga tahan terhadap penyakit busuk tongkol dan hawar daun, sehingga dapat tetap berproduksi tinggi. Sifat-sifat tersebutlah yang membuat P29 dijuluki Jagung Harimau,” katanya lagi.

Pioneer, lanjutnya, memahami kesulitan petani di dataran tinggi untuk bertanam jagung, apalagi pada saat curah hujan cukup tinggi. Tingginya serangan penyakit menyebabkan penurunan produktivitas tanaman jagung. ”P29 Harimau ini bisa diandalkan walau pada kondisi cuaca yang tidak menguntungkan,” sebutnya.

District Sales Manager PT Dupont Indonesia Wilayah Sumatera Utara (Sumut), Suwandy Purba, mengatakan, P29 Harimau adalah benih yang tepat untuk budidaya tanaman jagung di dataran tinggi. Pada jenis lahan dan ketinggian yang berbeda, kebutuhan benih tidak bisa diseragamkan. “Kami selalu berusaha memberikan teknologi terbaik bagi petani agar mendapatkan panen yang tinggi,” kata Suwandy.

Penyakit hawar daun dan busuk tongkol yang lazim menyerang tanaman jagung di dataran tinggi, menurut dia, sangat berisiko menurunkan hasil panen. “Di Kabupaten Karo, Dairi dan daerah Simalungun, benih Hibrida P29 Harimau terbukti tahan terhadap penyakit hawar daun dan busuk tongkol,” jelasnya sembari menambahkan potensi produksi varietas P29 Harimau mencapai 12 ton per hektar.

Sementara itu, District Agronomist PT Dupont Indonesia, Erwin Batubara dan Budi Jalu Raharjo menambahkan, benih unggul harus diikuti oleh cara tanam dan pemeliharaan yang tepat. “Kami menganjurkan pengaturan jarak tanam 75 x 20 centimeter, penggunaan satu benih per lubang, penyiangan dan pembumbunan, serta pemupukan berimbang. Kombinasi benih unggul dan budidaya yang tepat akan mengoptimalkan panen petani,” kata Erwin.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Karo Nomi Sinuhaji yang juga hadir dalam acara tersebut menyatakan, Kabupaten Karo merupakan sentra penghasil jagung terbesar di Sumut. “Harapan kami, dengan pemilihan benih yang tepat dan budidaya yang tepat, panen petani akan meningkat. Dengan demikian, pendapatan petani juga meningkat,” jelasnya.

Berita Pertanian : Apkasindo Usul Penetapan Harga TBS Direvisi

Medan. Seringnya dikenainya pemotongan harga Tandan Buah Segar (TBS) di tingkat petani sekitar 5%, Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) meminta pemerintah untuk segera merevisi Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) No 17 Tahun 2010 tentang Pedoman Penetapan Harga Pembelian Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Produksi Pekebun.
Ketua DPP Apkasindo Anizar Simanjuntak mengatakan, pada peraturan tersebut Apkasindo minta sortasi (grading) total terhadap TBS produksi pekebun yang diterima pabrik sehingga mutu sesuai dengan ketentuan mutu. Selama ini TBS petani tetap di beli oleh supplier walaupun belum begitu matang. Namun dikenakan pemotongan hingga 5%.

"Ini jelas merugikan petani karena memengaruhi produksi tanaman secara keseluruhan. Seharusnya kalau belum matang, supplier tidak usah membeli. Begitu juga dengan pabrik kelapa sawit (PKS) menolak TBS yang belum matang dari supplier meski ada pemotongan," katanya saat konferensi pers di Medan, Jumat (4/2).

Menurutnya, jika ketentuan itu diterapkan, otomatis tidak ada pemotongan lagi sehingga petani dan PKS memeroleh keuntungan karena rendemen sudah sesuai standard. "Tindakan ini sekaligus mendidik karena selama ini petani tetap menjual walaupun belum matang karena ada pembeli. Padahal bisa memengaruhi tanaman keseluruhan, produksi akan rusak," jelasnya.

Dari hasil penelitian yang dilakukan pihaknya pada satu kelompok petani sawit, terbukti jika petani memanen saat matang maka produksi akan meningkat tajam. Sebelumnya, kelompok tani hanya menghasilkan 45 ton setiap sekali panen dan naik menjadi 89 ton. ”Apabila revisi ini disetujui dan komitmen dilaksanakan maka keuntungan besar akan diperoleh semua pihak,” tegasnya.

Selain itu, pemerintah juga harus memberikan insentif sebesar 4% yang telah ditetapkan pada Permentan. Sebab, selama ini insentif itu tidak pernah diterima petani dengan alasan TBS yang dimasukkan ke PKS banyak tidak sesuai dengan ketentuan dalam Permentan.

Padahal diketahui, sekitar 42% CPO dihasilkan dari petani dan sudah seharusnya petani menikmati hasil dengan tingginya harga CPO saat ini. Untuk harga TBS di tingkat PKS mencapai Rp 1.920 per kg dan di tingkat petani hanya berkisar Rp 1.470 hingga Rp 1.600 perkg. Dengan jauhnya perbedaan harga tersebut, petani tetap mendapatkan pemotongan dari pihak supplier dengan alasan kematangan yang kurang baik.

"Sanksi-sanksi yang tidak jelas pada PKS yang berani menerima TBS yang tidak sesuai standar belum ada. Seharusnya dengan otonomi daerah, pemda masing-masing segera membentuk tim pengawasan harga TBS dengan serius yang didalamnya Apkasindo siap untuk ikut sehingga hasil TBS petani lebih baik lagi dan tidak mengalami kerugian," kata Anizar. (MB)

Burung Beo Ternyata Kidal

Australian Parrots (foto: wallpaper)

SYDNEY - Seperti halnya manusia, burung beo pun sering menggunakan salah satu sisi dari tubuhnya. Beo ternyata lebih suka menggunakan bagian tubuh sebelah kiri.

Peneliti asal Australia menemukan bahwa kebanyakan burung beo yang telah mereka teliti lebih suka menggunakan salah satu sisi bagian dari tubuhnya, baik mata kiri dan kaki kiri, atau mata kanan dan kaki kanan.

"Dasarnya, semua ini saling berhubungan satu sama lain. Jika mata kiri yang digunakan untuk melihat objek maka tangan kanan akan secara otomatis digukana untuk menjangkau objek tersebut. Ini merupakan hal yang sangat konsisten dilakukan oleh suatu spesies," ujar pengajar senior dari Macquarie University, Sydney, Calum Brown, seperti dikutip melalui Telegraph, Minggu (6/2/2011).

Studi yang dilakukan Brown ini telah dipublikasikan dalam Biological Letters. Studi ini melibatkan sekira 320 burung beo dari 16 spesies berbeda di Australia.

Dari sekian banyak burung beo yang diteliti, Brown menemukan jika 47 persen beo tergolong kidal, 33 persen lainnya tidak kidal, dan sisanya bisa menggunakan kedua tangannya.

Berita Pertanian : Pemerintah Siap Susulkan Penggantian Sapi Merapi

Sleman. Menteri Pertanian, Suswono, menyatakan bahwa pemerintah siap menyalurkan dana susulan untuk penggantian ternak sapi milik warga yang mati akibat bencana erupsi Gunung Merapi yang selama ini belum terdata dan mendapatkan ganti.

"Ternak sapi yang mati akibat bencana Merapi yang belum terdata dan diganti, bisa disusulkan untuk mendapat ganti karena saat ini dana pengganti sapi korban erupsi Merapi masih tersisa Rp5 miliar," kata Suswono saat menyerahkan bantuan sapi perah di Dusun Ngipiksari, Desa Hargobinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, Minggu.

Menurut dia, pemerintah sebenarnya menyiapkan dana penggatian ternak sapi tersebut sebesar Rp100 miliar, tetapi, Kementrian Pertanian hanya mengajukan Rp35 miliar.

"Dana yang diajukan tersebut hingga saat ini telah terpakai untuk mengganti sapi sebesar Rp30 miliar sehingga masih ada sisa Rp5 miliar," katanya.

Ia mengatakan, para peternak yang sapinya mati namun belum terdata bisa segera membuat laporan dan akan segera diproses.

"Jika proses selesai, maka kami akan langsung membuat rekening tambahan untuk penggantian ternak sapi. Namun, saya tanya terus ke Bupati Sleman, ternyata tidak ada data susulan," katanya.

Sedangkan, ia mengemukakan, bantuan sapi perah yang disalurkan ini merupakan sapi milik warga lereng Merapi yang dibeli pemerintah.

"Setelah dipelihara dengan baik, ternyata sapi yang sempat stres sudah bisa pulih kembali. Sapi ini dulu waktu dievakuasi masih hidup. Ada 291 ekor yang kami beli dan sehat semuanya. Makanya, banyak peternak Merapi yang tidak menjual sapinya dan ingin dipelihara sendiri," katanya.

Ia mengatakan, diharapkan para peternak agar membuat kandang sapi komunal karena akan sangat menguntungkan bagi peternak itu sendiri.

"Jika sewaktu-waktu Merapi kembali erupsi, maka akan mudah dievakuasi dan dipelihara kembali. Meskipun semua tidak berharap adanya erupsi namun semua juga perlu waspada dan mengantisipasi sebaik mungkin," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, selain Menteri Pertanian, hadir juga Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Menkokesra Agung Laksono, Mensos Salim Segaf Aljufri dan Wakil Menteri Pekerjaan Umum. (ant)

Berita Pertanian : Mentan : Pengiriman Beras Impor Karena Darurat

Lebak. Menteri Pertanian Suswono mengatakan pengiriman beras impor asal Vietnam karena dalam kondisi darurat setelah Perum Bulog tidak maksimal penyerapan gabah pada musim panen 2010.

"Kami targetkan Perum Bulog harus menyerap tiga juta beras dari dalam negeri sendiri," kata Suswono di Kabupaten Lebak, Sabtu.

Ia mengatakan, pengiriman beras impor karena dalam kondisi darurat karena produksi pangan 2010 tidak terserap maksimal oleh Perum Bulog.

Pengiriman beras bagi orang miskin saja per bulan mencapai 260 ribu ton dengan dibagikan 15 kilogram per kepala keluarga. Bahkan, banyak juga warga mampu mengaku miskin untuk mendapatkan jatah raskin.

Sedangkan, persedian raskin tidak bisa didatangkan dari dalam negeri, sehingga sebagian terpaksa mengambil impor.

"Saya kira jumlah beras impor itu relatif kecil yakni hanya dua persen dan tidak berdampak terhadap petani," katanya.

Dia juga mengatakan, dipastikan musim panen raya antara Maret-April 2011, meskipun saat ini sebagian daerah sudah musim panen.

Oleh karena itu, pihaknya meminta Perum Bulog jangan sampai terulang lagi penyerapan musim panen 2010 tidak maksimal, karena alasan kualitas dan harga pembelian pemerintah (HPP).

Dengan begitu, pihaknya akan mengeluarkan Peraturan Menteri Pertanian untuk mengatur soal kualitas gabah dan HPP sehingga Perum Bulog lebih pleksibel untuk menyerap gabah petani.

Pengalaman 2010, kata dia, Perum Bulog tidak berani menyerap gabah karena kualitas rendah juga harganya di atas HPP.

"Saya kira dengan adanya Peraturan Menteri Pertanian dipastikan Perum Bulog akan menampung gabah petani tanpa kualitas dan harga berani di atas HPP," katanya. (ant)

Jumat, 04 Februari 2011

Berita Pertanian : Petani Butuhkan Mesin Perontok Padi

BENGKULU– Minimnya peralatan yang dimiliki petani dalam proses panen menyebabkan kehilangan hasil panen sekitar 10 persen. Ini terjadi karena petani di Provinsi Bengkulu masih menggunakan cara-cara tradisional, salah satunya dengan cara memukul untuk merontokkan padi.

“Di sini lah terjadinya kehilangan hasil panen sekitar 10 persen tersebut,” kata Sekretaris Dinas Pertanian Provinsi Bengkulu Ir Trismantono, Rabu (2/2).
Menurut dia, dengan terjadinya kehilangan sekitar 10 persen hasil panen itu, jika 1 hektar sawah menghasilkan 4 ton gabah, maka kehilangan diprediksikan sekitar 400 kg gabah. Tentunya kehilangan hasil panen ini sangat mempengaruhi produksi beras di Provinsi Bengkulu.

Selain mulai dari proses perontokkan padi, cara tradisional petani dengan menggunakan sabit untuk menebas batang padi, juga sangat berpotensi mengurangi hasil panen. Belum lagi cara petani menjemur hasil panen tanpa menggunakan alas. ” Kita lihat didusun-dusun masih banyak kita temui para petani kita yang menjemur hasil panennya dijalan. Ini bisa mengurangi hasil panen, karena padi tersebut akan terinjak oleh kendaraan yang lewat,” terangnya.

Untuk itu, mengantisipasi hal ini, pemerintah provinsi Bengkulu akan memberikan alat perontok padi bagi kelompok tani. Ini upaya Pemerintah Provinsi Bengkulu melakukan mekanisasi dibidang pertanian selain pembagian handtraktor. ” Untuk tahun ini kita mungkin tidak memberikan secara keseluruhan anggaran untuk handtraktor. Tapi sebagian dana akan kita pergunakan untuk melakukan pengadaan alat perontok padi,” kata dia

Tips Ampuh : Mengatasi Kutu air

Kutu air adalah sebutan awam bagi sejumlah krustasea kecil penghuni air. Kutu air bukan serangga dan tidak hidup sebagai parasit, sebagaimana banyak kutu yang hidup di luar air. Secara taksonomi, hewan yang disebut kutu air termasuk dalam genera Daphnia (paling umum), Cyclops, Bosmina, dan Diaptomus. Kutu air merupakan bagian dari zooplankton.

Kutu air berukuran panjang kurang dari setengah milimeter dan pakannya adalah berbagai fitoplankton dan juga sisa-sisa makanan hewan lainnya (detritus).

Kutu air dapat menyerang kulit manusia dengan cara menggigit kulit kita sehingga menjadi infeksi pada kulit dan kulit menjadi luka. Tinea pedis, dikenal secara awam sebagai gigitan kutu air adalah sebuah infeksi jamur pada kulit, biasanya di antara jari kaki yang disebabkan oleh jamur parasit.

Cara menyembuhkan luka gigitan kutu air dengan sederhana atau secara alami adalah sebagai berikut :

1. Singkong
Ambil singkong yang masih muda yang baru dari batangnya, lalu dikupas dan diparut. Setelah itu ditempelkan parutan singkong tersebut pada bagian kulit luka kena kutu air. Jika parutan yang ditempelkan sudah kering maka gantilah dengan parutan singkong yang baru lagi dengan cara ditempelkan pada luka kutu air tadi. Biasanya mengatasi luka kutu air dengan parutan singkong ini dapat sembuh dalam dua hari saja.

2. Bawang Putih
Bawang putih pun bisa digunakan untuk mengatasi penyakit luka karena kutu air. Bawang putih mengandung antibiotika yang cocok untuk mengatasi luka karena kutu air. Caranya sangat mudah, belah beberapa siung bawang putih dan gosok-gosokkan ke luka pada kulit yang terkena kutu air beberapa kali sehari.
Lakukan selama beberapa hari sehingga luka karena kena kutu air ini akan sembuh

Berita Pertanian : Distan Siapkan Bibit Padi Gratis

BARRU - Pada musim tanam 2011, petani bisa bernapas lega. Dinas Pertanian (Distan) Barru berencana membagian bibit padi varietas Mikongga secara gratis. Bibit itu merupakan bantuan pemerintah pusat dianggap lebih produktif dibanding bibit yang ditanam petani selama ini.

Kepala Dinas (Kadis) Pertanian Barru, Mursalim Abdullah, Jumat 28 Januari menyatakan, meski bukan bibit baru, namun masyarakat belum terlalu banyak mengenal. Karena itu, Dinas Pertanian terus mendorong petani menanam jenis padi tersebut. "Selain produksinya bagus, juga masa panen juga lebih singkat dibanding varietas padi lain," ujar mantan Kepala Inspektorat Barru itu.

Meski belum bisa merinci jumlah bantuannya, namun dia memastikan kalau bibit itu sudah bisa dinikmati pada musin tanam tahun ini. Luas areal tanam yang terjangkau irigasi juga masih menjadi masalah selama ini.

Jangkauan irigasi masih sangat sedikit dibanding luas areal sawah yang ada. Dari sawah yang mencapai 13 ribu hektare, yang terjangkau irigasi hanya 4.000 hektare. "Karena itu ke depan kita terus minta irigasi yang lebih besar lagi," tambahnya.

Meski demikian lanjutnya, bibit varietas Mikongga tetap ada kendalanya. Petani tampak sangat sulit meninggalkan verietas padi yang selama ini ditanam. Karena itu, Dinas Pertanian berencana membuka satu lahan percontohan. "Kami akan berikan bukti ke petani jika verietas padi itu sangat menjanjikan," tandasnya. (fajar)

Berita Pertanian : Bahan Pangan Sumbang 4,41 Persen Inflasi di Sulsel

MAKASSAR . Imbas anomali cuaca mulai terasa sepanjang Januari 2010. Harga barang khususnya bahan pangan empat kota di Sulsel yang diservei Badan Pusat Statistik (BPS) mengalami lonjakan dan memberikan andil 4,41 persen terhadap inflasi Sulsel yang mencapai 1,29 persen.

Kepala BPS Sulsel, Bambang Suprijanto, kepada wartawan, kemarin, menjelaskan, pada Januari 2011, harga berbagai komoditas di Makassar, Watampone, Parepare, dan Palopo, secara umum meningkat. Pada Desember 2010, indeks harga barang masih di level 126,74, naik 1,29 persen pada Januari 2011. Sementara laju inflasi year on year (Januari 2011 terhadap Januari 2010) sebesar 6,59 persen.

Menurut Bambang, penyebab utama inflasi, didorong oleh naiknya indeks harga komoditas. Kelompok bahan makanan menyumbang 4,41 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,21 persen.

Harga komoditas lainnya yang menyebabkan inflasi adalah kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,19 persen; kelompok sandang sebesar 0,18 persen; kelompok kesehatan 0,76 persen; kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga 0,01 persen; kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,06 persen.

Dari empat kota di Sulsel yang disurvei BPS Makassar mengalami inflasi terbesar, 1,42 persen, disusul Parepare 0,98 persen, Watampone 0,94 persen, Palopo sebesar 0,42 persen. "Laju inflasi tertinggi berdasarkan hitungan year on year terjadi di Makassar 6,94 persen, diikuti Watampone 6,26 persen, Parepare 5,48 persen dan terendah kota Palopo 3,77 persen," jelas Bambang.(fajar)

Kopi Dongkrak Kemampuan Otak Perempuan

Kini Anda tahu mengapa coffee break pada sore hari memang perlu dilakukan. Penelitian terbaru dari Bristol University menunjukkan bahwa secangkir kopi mampu meningkatkan kemampuan otak perempuan dalam situasi yang stres.

Para peneliti menguji 64 pria dan wanita untuk mengetahui pengaruh kopi pada tubuh ketika Anda sudah dalam kondisi stres, khususnya bila dikonsumsi dalam jumlah yang banyak selama meeting. Studi menemukan bahwa kafein ternyata mampu mendongkrak performa kaum perempuan. Namun, pada kaum pria kafein justru bisa melemahkan memori dan memperlambat proses pembuatan keputusan.

“Pada saat meeting, apalagi ketika harus membuat keputusan, kaum pria biasanya mendominasi. Karena kafein itu minuman yang paling banyak dikonsumsi di dunia, pengaruhnya secara global pasti mengejutkan,” komentar psikolog Dr Lindsay St Claire.

Para partisipan itu sebelumnya dipisahkan dalam dua kelompok sesuai jenis kelaminnya, lalu diberi tugas-tugas. Misalnya, membuat negosiasi, menguji memori, dan bermain puzzle. Separuh dari masing-masing kelompok itu diberi minuman kopi decaf, sedangkan kelompok yang lain mengonsumsi kopi yang biasa.

Nah, dari situ para peneliti menemukan bahwa performa kaum pria dalam uji memori sangat kacau jika mereka mengonsumsi kopi berkafein. Mereka juga membutuhkan rata-rata waktu 20 detik lebih lama untuk menyelesaikan tugas, daripada pria yang minum kopi tanpa kafein. Di lain pihak, perempuan menyelesaikan puzzle 100 detik lebih cepat dengan bantuan secangkir kopi berkafein, demikian seperti dilaporkan Journal of Applied Social Psychology.

Menurut British Coffee Association, orang Inggris rata-rata mengonsumsi 70 juta cangkir kopi dalam sehari. Para pakar meyakini bahwa kopi berpengaruh secara berbeda pada performa kerja pria dan wanita, dikarenakan cara kita merespons stres. Berbagai penelitian sebelumnya mengatakan bahwa kopi mungkin juga membantu melindungi kita dari penyakit Alzheimer, diabetes, kerusakan hati, dan encok.

Berita Pertanian : Rp1,3 Triliun Kembangkan Usaha Mina Pedesaan

DENPASAR. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyetujui pengalokasian dana sebesar Rp1,3 triliun untuk pengembangan usaha mina pedesaan (PUMP) lewat sebuah bank milik pemerintah dalam tahun 2011, kata Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad.

"Alokasi dana Rp1,3 triliun itu salah satu kegiatan diantaranya mengenjot peningkatan produksi budidaya rumput laut dengan sasaran 10 juta ton hingga tahun 2014," kata Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad didampingi anggota Dewan Pertimbangan Presiden Ginandjar Kartasasmita di Pantai Kutuh, Jimbaran, 30 kilometer selatan Denpasar, Jumat (4-2).

Ketika berdialog dengan ratusan anggota pembudidaya rumput laut dari lima kelompok di Desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung itu, ia menjelaskan, dana tersebut disalurkan dalam bentuk kredit berbunga ringan kepada petani pembudaya rumput laut yang menghimpun diri dalam kelompok.

Masing-masing pembudidaya rumput laut memperoleh kemudahan dalam bidang permodalan sebesar Rp20 juta per orang tanpa harus menyertai jaminan.

Menteri Fadel Muhammad yang juga didampingi Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Bali I Gusti Putu Nuriatha menambahkan, dana tersebut diperioritaskan untuk pengembangan rumput laut di seluruh daerah di Indonesia.

Sedangkan kelompok juga diberikan dana pinjaman lunak itu maksimal Rp500 juta untuk membeli hasil produksi para anggotanya untuk selanjutnya mengolah hingga siap menembus pasaran ekspor.

"Presiden selain menyetujui kredit lunak Rp1,3 triliun itu juga telah menunjuk salah satu bank untuk menyediakan dana penyangga sebesar Rp2 triliun," ujar Menteri Fadel Muhammad.

Ia mengajak petani pembudidaya rumput laut memanfaatkan kemudahan dan peluang tersebut dengan baik dalam meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan.

Demikian pula pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan kota, kata dia, ikut bertanggung jawab dalam memacu pembudidayaan rumput laut, dengan harapan mampu menjadikan Indonesia sebagai penghasil rumput laut serta produksi perikanan dan kelautan terbesar di dunia tiga atau empat tahun mendatang.

"Jika semua pihak bekerja keras dan mempunyai komitmen yang tinggi sasaran menjadi negara terbesar penghasil sektpr perikanan dan kelautan akan dapat direalisasi dengan baik," harap Menteri Fadel Muhammad. (ant)